Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id

Assikbara, Komunitas Musisi Single Keyboard Kota Dawet Ayu

2 Agustus 2020

Di era teknologi ini, perkembangan dunia musik semakin pesat. Demikian juga kreativitas pelaku atau seniman yang berkecimpung di dalamnya.

Musik punya andil cukup besar dalam perkembangan seni di negeri ini. Tak bisa dipungkiri musik juga mampu menjadi industri yang kuat dan mandiri.

Evolusi industri musik yang terjadi pada era digital telah menciptakan pergeseran secara signifikan bagi penikmat dan produsen dalam menikmati serta memproduksi musik.

Para seniman digital memiliki peran strategis dalam kemajuan musik Indonesia. Mereka terus berupaya membuat terobosan untuk menyajikan karya dan penampilan terbaiknya. Dan tentu saja untuk mencukupi kebutuhan hidupnya yang banyak bergantung pula pada dunia musik.

Dengan latar belakang itulah para seniman musik single keyboard (ada yang menyebut player keyboard / organ tunggal) di Banjarnegara, Jawa Tengah membentuk wadah bernama “AsSik-Bara” yang merupakan kepanjangan dari Asosisasi Single Keyboard Banjarnegara.

Komunitas ini berdiri pada tanggal 17 Juni 2018 di Banjarnegara, Jawa Tengah. Ketua AsSik-Bara saat ini adalah Bung Media Andi AP atau yang akrab disapa Andy Magma, seorang musisi asli kota Dawet Ayu.

Tujuan “AsSik-Bara” adalah memperjuangkan tercapainya cita-cita, tujuan dan kepentingan seniman musik / musisi single keyboard yaitu terwujudnya anggota yang sejahtera.

Anggota komunitas ini mencapai 45 personil. Mayoritas merupakan musisi solo keyboard dari berbagai genre. Mulai dari yang mempunyai tension karakter musik pop, jazzy, rock, hingga dangdut, campursari dan langgam Jawa.

Sedang anggota lain merupakan pencipta lagu, erenjer, guru musik, ilustrator (scoring), dan praktisi musik lainnya terutama yang mengandalkan “senjata” utama instrumen keyboard. Beberapa anggota ada yang telah menjuarai lomba cipta lagu dan mengisi musik untuk audio novel dan film pendek.

Anggota komunitas Assikbara berasal dari daerah Banjarnegara, Wonosobo, Purbalingga dan Purwokerto, Jawa Tengah.

Tujuan organisasi ini adalah untuk menggalang dan membina para musisi single keyboard untuk meningkatkan profesionalisme, guna mencapai kesejahteraan atau taraf hidup. Juga meningkatkan pengetahuan para anggota dalam bidang musik secara umum dan manajemen industri ekonomi kreatif. Assikbara juga ingin mewujudkan apresiasi dari masyarakat (khalayak) terhadap insan seni dalam pembangunan bangsa.

Kegiatan rutin yang diselenggarakan antara lain : arisan dan pertemuan rutin minimal satu bulan sekali, Performing art, Music programming, Music producing (rekaman, membuat lagu), Music education (coaching clinic, workshop, seminar dll), Music Charity (penggalangan dana, dll)

Pada tahun 2018 Assikbara bekerja sama dengan Artbara (Insan Seni Banjarnegara) dan relawan pernah menggalang dana untuk korban bencana alam gempa dan tsunami di Palu, Sigli dan Donggala Sulawesi Tengah di alun-alun Banjarnegara dan Dieng Mart.

Hasil dari kegiatan amal ini diserahkan kepada Bupati Banjarnegara dan telah disalurkan ke lokasi bencana bersama sumbangan dari donatur lainnya.

Anggota Assikbara pada masa pandemi kemarin turut terpukul oleh badai corona. Namun para personilnya tak kehilangan kreativitas. Beberapa anggota terus berkarya baik dalam kreativitas style musik, membuat lagu, dan menciptakan musik.

Ada beberapa karya yang siap dipersembakan oleh komunitas ini antara lain lagu lokal Banjarnegara seperti : Keajaiban Kotaku, Banjarnegara Maju, Ayo Plesir Maring Banjar, Banjarnegara Gilar-Gilar, Dawet Banjarnegara, Medayu Desaku Paling Ayu, Kerja Seanane, Depo Pelita Banjarnegara, dan masih banyak lagi.

Ini semua merupakan sumbangsih untuk mendukung program-program pembangunan yang sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara pada khususnya, dan Bangsa Indonesia secara luas.

Assikbara mempunyai motto atau semboyan “Bermusik dengan hati. Berkarya untuk Negeri” kini mempunyai basecamp baru di Jalan Merpati Nomor 4 Kelurahan Parakancanggah RT. 03/V Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara Provinsi Jawa Tengah.

Kepengurusan Assikbara saat ini sebagai berikut :
Pembina : Bapak Bupati Banjarnegara
Pengarah : Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Kepala Dinas Perindagkop UKM
Penasihat : Bp. Ign. Hendro Adhy Nugroho
Ketua 1 : Andy Magma, Ketua 2 : Hartono Jazzy
Sekretaris I: Eka Budi Saputro, Sekretaris II : Jaswadi “Ijaz Keyboard”
Bendahara : Suwaryo Pantomim.

Untuk kepentingan acara dan informasi lain tentang Assikbara, bisa mengubungi nomor :
wa.me/+6282133663660
.***

*Foto dan Artikel : Muji Prasetyo

Artikel Terkait

KOMENTAR

1 Komentar

  1. Wisanggeni

    Manthab ini, komunitas millenial.. Semoga selalu solid ya 👍

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *