kapalı escort BLOG | Visit Banjarnegara
Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id
Kawah Candradimuka, sisa peningggalan kesaktian Gatotkaca di dunia

Kawah Candradimuka, sisa peningggalan kesaktian Gatotkaca di dunia

Ada yang pernah dengar cerita tentang kawah yang digunakan buat merendam gatotkaca dalam serial pewayangan jawa gaes ?
Yes…. kawah Candradimuka.

dan tahukah kalian bahwa kawah itu benar benar ada di dunia kita ?

Kudu ……sebab Kawah Candradimuka terletak di Desa Wisata Pekasiran, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara lho…..

Memang bener sih, konon kawah ini menjadi tempat yang digunakan untuk memotong tali pusar Gatotkaca saat berumur 1 tahun karena tali pusarnya yang tidak mau lepas. Setelah mengalami beragam kesulitan dan kegagalan, Akhirnya Arjuna mendapatkan petunjuk tentang cara  untuk melepas tali pusar keponakannya itu, yaitu dengan menceburkan Gatotkaca ke dalam Kawah Candradimuka.  Dalam prosesnya, dengan diceburkan Gatotkaca ke kawah itu dia berubah menjadi sakti mandraguna dan jadi salah satu tokoh pewayangan yang paling diagungkan hingga saat ini. Begitu ceritanya……..

Btw, tulisan ini ga akan bahas cerita pewayangan dan gatotkaca itu kok, kali ini yang akan dibahas adalah pesona dari Kawah Candradimuka.

Kawah Candradimuka ini sebenarnya termasuk wisata yang baru dijadiin sebagai tujuan wisata pada tahun 2001. Ada beberapa kawah yang mengumpul di lokasi itu. Namun, hanya ada tiga kawah yang aktif dan uniknya, warna dari kawah ini  terlihat sangat indah, misalnya kadang terlihat biru, kadang abu abu, kadang putih dan kadang seperti kopi susu alias buthek….. do you know what buhtek is ? hihihi …….

Oya gaes, kawah kawah ini bukan kawah yang berasal dari gunung berapi seperti kawah yang lain lho…….  tapi berasal dari retakan tanah dan menghasilkan gas belerang yang cukup pekat namun relatif aman.

Disekitar kawah juga terdapat sumber mata air alami yang dipercaya berkhasiat memberikan efek awet muda, so sekarang banyak dari pengunjung yang berkunjung khusus niat membasuh wajah demi hasil glowing gitu hahaha…

Kawah Candradimuka sering mengeluarkan bau belerang (mirip mirip telur rebus lah ….. kalo belum tahu lagi ya kaya bau kentut anda itu ,…..hahahaha) yang cukup menyengat. Satu hal lagi yang perlu diketahui sebelum diniatin piknik kesini gaes, hawa yang panas dan asap yang sering keluar dari kawah ini kurang cocok deh buat kalian yang lagi nggak fit alias badan yang kurang sehat. Jadi, kalau kalian ingin kesini pastikan badan kalian fit yaa….

Meskipun kawah ini aktif, tapi tidak usah khawatir karena tidak terlalu berbahaya dan bosan. Tempat yang cukup luas memberikan jaminan untuk kalian bisa menyaksikan langsung kekayaan alam lainnya seperti solfatara (gas belerang) yang bisa dilihat dari berbagai sudut dengan jarak yang dekat.

Atau kalo kita ada di atas, Dari celah bukit, kalian akan disuguhi dengan indahnya kawah yang masih aktif yang terletak di bagian bawah yang selalu diselimuti oleh awan yang tebal. So kalian perlu ekstra waspada untuk turun melalui anak tangga biar lebih dekat dengan bibir Kawah Candradimuka ini. Bau belerang yang cukup menyengat juga dikhawatirkan bisa merusak sistem pernafasan lho…… Jadi buat kalian nih yang nggak suka bau menyengat siap-siap pakai masker ya. Tapi, kalau kalian masih penasaran, kalian bisa  menunggu sampai asapnya berangsur-angsur menghilang.

Indah ? Pasti ….. Eksotis ? barang tentu ……

Bikin Penasaran ? Absolutely YES……

Udah, yuk cus buruan kesana ……….

* Penulis : Ade Foto : ngatmow Editor : kominfobanjarnegara

Komunitas “PUSPABARA” (Pelaku Usaha Pariwisata Banjarnegara) resmi terbentuk

Komunitas “PUSPABARA” (Pelaku Usaha Pariwisata Banjarnegara) resmi terbentuk

Pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk mendongkrak penguatan ekonomi masyarakat, alasannya karena sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan pariwisata ada di kota dawet ayu, dari panorama alam yang indah dengan daya tarik yang apik, ragam seni budaya, hasil industri kerajinan yang khas sampai peninggalan situs bangunan peradaban masa lampau yang menjadi magnet wisatawan. Oleh karena itu semua unsur yang ada di Banjarnegara merupakan bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata.

Selain sumber daya Alam (SDA), sumber daya yang dimaksud Sumber Daya Manusia (SDM) anatara lain kepiawaian dan sinergitas para pelaku dan pengelola usaha pariwisata untuk mendukung tumbuh dan berkembangnya pariwisata Banjarnegara menjadi daerah tujuan wisata di Jawa Tengah.

Kondisi ini memantik para pelaku usaha pariwisata yang tergabung dalam komunitas “PUSPABARA” (Pelaku Usaha Pariwisata Banjarnegara) yang belum lama ini telah terbentuk yang beranggotakan dari beberapa unsur antara lain Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW), Biro Perjalanan Wisata (BPW), unsur perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Pusat Oleh-oleh Banjarnegara, Operator Jeep wisata dan pelaku usaha hiburan, telah menggelar Silaturahmi Komunitas Puspabara yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabid Kelembagaan dan SDM, di saung bambu D’Joss Rafting Sigaluh Banjarnegara, Kamis, 17/12/2020.

Kadisparbud Banjarnegara, Drs. Agung Yusianto, M.Si , dalam pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus memberi stresing pada Puspabara.
” Saya mengapresiasi atas semangat teman – teman para pelaku usaha pariwisata Banjarnegara dengan terbentuknya PUSPABARA, temen-temen semua harus bisa merumuskan action kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan. yang perlu diingat sauadara sekalian bermain di dunia bisnis namun saya minta jangan egois. ujarnya”.

Agung Yusianto juga mengajak para anggota Puspabara untuk memperkenalkan semua potensi pariwisata termasuk produk – produk pariwisata Banjarnegara dan mengenalkan akses ke Dieng Banjarnegra melalui jalur baru lewat Plipiran Limbangan – Pagentan – Batur disamping jalur Karangkobar – Pejawaran – Batur.

PUSPABARA di nakodai Fajar Sodik dari unsur Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dalam perbincanganya menyampaikan rasa optimis untuk meramaiakan pariwisata Banjarnegara.

“Walaupun PUSPABARA masih baru namun semangat temen – temen pelaku usaha pariwisata Banjarnegara mempunyai tekad akan memajukan pariwisata Banjarnegara dan akan ikut andil dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banjarnegara, seperti yang tertuang dalam misi Puspabara yaitu sinergitas antar pelaku usaha pariwisata dengan dinas terkait untuk memajukan dan memasarkan potensi wisata Banjarnegara. Dan semoga dengan beranggotakan 30 orang dan masih dilakukan pendataan, dari beberapa unsur pelaku usaha pariwisata yang kurang lebih  ada 150 – 200 orang anggota, cita cita tersebut bisa segera terwujud ” ujarnya.

Libas dan Habiskan! (Jeep Adventure Dieng)

Libas dan Habiskan! (Jeep Adventure Dieng)

Apanya yang dilibas dan habiskan?

Oke sob, aku ajak kamu ke Dieng tapi bukan untuk manjat Si Kunir apalagi ke Prau ya,

Pernah naik Jeep? Iya sob si garang roda empat yang adventuring banget brader… bisa bayangin si Jeep melibas jalan berlumpur? melewati trek bebatuan terjal? atau menerjang sungai? Gokil parah si, siapapun yang naik jadi keren plus gagah banget gituh sob haha.. yang belum pernah naik, tenang….aku ada rekomendasi menarik untuk kalian coba nih sobat ogut..

Itulah kenapa ku katakan Libas dan Habiskan because si Jeep ini bisa melewati semua rintangan itu dengan mudah, tentunya dengan driver yang sudah pro dan tidak kaleng-kaleng dong…

Pernah denger pepatah “satu kali dayung, dua tiga pulau terlampaui?” pinter-pinter banget emang antum.. Jadi bener banget nih, maksud pepatah diatas aku mau kasih tau soal Jeep Adventure yang ada di dataran tinggi Dieng. Loh ada ya? Ada laahh brader pake serius nih..

Memilih Jeep sebagai alternatif liburan itu adalah pilihan tepat sob, naik Jeep akan memberikan sensasi rileks karena kamu akan melepaskan hormon adrenalinmu. Kok bisa? Bisa lah, kamu akan teriak, tertawa lepas, kadang juga tegang, jadi semua emosi keluar nih.. Dalam satu kali trip adventure naik Jeep ini, kamu bisa sekalian keliling dibeberapa wisata Dieng sekaligus, Whoaa mantep to?

Untuk kamu yang pengen liburan tapi cuma punya waktu yang singkat, butuh sesuatu yang cepat tapi sudah bisa kemana-mana? Sekarang banyak sekali penawaran trip singkat dari Dieng termasuk paket wisata offroadnya, kamu bisa searching dan cari informasi terkait paket wisatanya yaa.., banyak sekali penawaran trip yang bisa disesuaikan dengan isi kantongmu. Solusi cepat liburan nge-press salah taunya dengan menggunakan Jeep ya sob. Paket wisata offroad menggunakan Jeep udah hipe abis disini, kenapa? Aku kasih tau nih…

Membahas soal Dieng memang tidak pernah ada habisnya ya sob, selalu ada inovasi baru yang muncul dari wisata dataran tinggi ini. Biasanya nih yang sering banget nge-Jeep paling kangen sama guncangannya yekan? Rasanya ada yang kurang kalau tak berguncang gitu sob Haha.. Paket wisata offroad menggunakan Jeep adalah solusi buat kamu yang suka memacu adrenalin, pasalnya kamu akan dibawa keliling Dieng tanpa harus capek (..kan disetirin abang driver..), dengan tentunya melewati trek yang gak biasa dong, trek kasar berbatu, lumpur, jalanan terjal, jalan sempit dan sekaligus bisa liburan ngeksis.. ajib pokoknya.

Jangan lupa siapkan gadget dan kamera kerenmu untuk mengabadikan moment yaa..karena selama perjalanan kamu akan dibuat greget! >.< oke langsung saja kita berangkat…

Start poin Jeep akan dimulai dari kawasan Kawah Sikidang yang terkenal dengan belerang atau sulfurnya. Disediakan juga area rebus telur langsung dari kawah panas Sikidang, behh mantap kaka..tentu saja medan bebatuan dan lumpur akan ikut menyambutmu. Baru pertama sudah kotor-kotoran yekan.. berani kotor itu baik sob, ingat.

Berlanjut ke Telaga Dringo dengan jalan yang berbatu alias mbradul yang memberikan sensasi terguncang haha, sobat ogut demen banget yang begini nih..

Jalan selanjutnya menuju Kawah Candradimuka nih sob..konon katanya disini adalah tempat berendam tokoh pewayangan Gatot Kaca yang sakti mandraguna serta punya julukan si “otot kawat balung wesi” (otot kawat, tulang besi). Kamu mau coba berendam juga? Jangan, ya! Selain terkenal karena itu, medan yang disajikan cukup terjal dan susah. Bebatuan kecil yang acak dan jalan yang berlubang menambah hati rasanya ngeri-ngeri sedep, bhahahaaa… oke lanjut! Setelah dari Candradimuka, Jeep akan lanjut membawamu ke Jalatunda, ini adalah sumur raksasa dengan airnya yang hijau. Kenapa sumur? Yaa karena cekung ke dalam dan kita melihatnya dari ketinggian jadi nampak seperti sumur gitu kali yee.., padahal mungkin ini semacam telaga. Mitosnya nih sob, barangsiapa melempar batu ke dasar sumur dengan batas yang ditentukan maka keinginannya akan terwujud, walaahhh mau coba?

Selanjutnya Jeep akan menuju Kawah Sileri, kawah aktif terluas milik Dieng dan masih sering meletus dengan kepulan asap putih yang keluar dari kawah. Sekali tergelincir, kamu bisa game over wkwk.. ngeri yaa? Kita harus tetap berhati-hati sob..

Sebagai garis finish kamu akan sampai di Telaga Merdada. Telaga atau Danau ya sebutnya? Liat sendiri aja deh.. Perbukitan di sekelilingnya membuat pemandangan terasa menyejukkan kalbu haha..

Itu dia perjalanan trip yang akan kamu dapat ketika memilih Jeep sebagai alternatif liburan singkatmu. Perlu jadi catatan yaah brader ogut, trip perjalanan dan fasilitas yang akan kamu dapat bisa saja berbeda sesuai dengan paket wisata yang sudah kamu pilih dan disediakan dari pihak tour yaa..

Hokayy.. sudah bisa dibayangkan treking ala-ala MTMA? bagaimana serunya menunggang Jeep dengan medan terjal menguji nyali sekaligus bercengkrama dengan keindahan alam Dieng yang disuguhkan kepadamu? Siap untuk liburan keren? Kalo aku sih hayuk lah pokoknya.. salam mbolang!

Berminat ? cus aja ke titik startnya di SINI ya

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : ngatmow Editor : kominfobanjarnegara

Kawah Sileri, Cantik Tapi Juga Ngeri

Kawah Sileri, Cantik Tapi Juga Ngeri

Kawah Sileri merupakan kawah yang terluas di Dieng, kawah ini terletak di desa Kepakisan, Kec. Batur, atau lebih tepatnya di lereng barat Gunung Pagerkandang, Kawah ini merupakan kawah yang paling aktif dan juga paling berbahaya di Dieng lho gaes.  Sebagai bukti, mungkin dari kalian sudah tahu atau minimal pernah denger kalau Kawah Sileri ini pernah meletus pada tahun 2018, tapi untungnya nggak ada korban jiwa satupun waktu itu. Selain tahun 2018 itu, Kawah Sileri ini juga sudah pernah meletus pada tahun 1956, 1964, 2003, 2009 dan 2017 ….. Nah………Namun begitu, meskipun berbahaya, tapi masih banyak orang yang datang untuk menikmati kecantikan dan pemandangan kawahnya yang indah lho.

Kenapa kawah ini diberi nama Kawah Sileri?

Menurut cerita warga Dieng, Sileri berasal dari kata Leri.  Kalian tahu Leri ?

ya……. air cucian beras yang berwarna keruh. Dan dari kawah ini mengalir air yang berwarna keruh seperti Leri itu ……  sehingga oleh masyarakat di sekitarnya  kawah ini diberi nama Kawah Sileri.

Di sekitar kawah suasananya hangat karena uap yang muncul dari kawah lho. Uap panas ini adalah gejala-gejala aktivitas vulkanis, uap panas yang berwarna putih keabu-abuan yang keluar inilah yang menjadi daya tarik wisata Kawah Sileri. Kalian bisa menyaksikan uap panas yang sangat luas, serasa seperti sedang di negeri atas awan. Oya, perlu kalian tahu bahwa Air mendidih yang ada di permukaan dan disertai uap panas itu terjadi karena di dalam perut bumi dimana sedang terjadi aktivitas vulkanik. Tapi beda cerita ya guys sama kawah sikidang yang bisa kita manfaatin merebus telur, di Kawah Sileri ini kita tidak disarankan untuk mendekat terlalu dekat. Karena letupannya yang tidak terduga dan sangat berbahaya…… kaya kamu ….. wkwk…….

Di sekeliling kawah kita bisa menemukan pemandangan alam  yang masih sangat alami, dimana bukit tinggi menjulang dan hutan pinus yang asri, dan di kejauhan tampak juga lahan pertanian milik para warga sekitar.

Jika kalian ingin pergi kesana, kalian bisa datang sekitar jam 6 pagi karena ada pemandangan yang cukup langka dan nggak boleh dilewatkan. Saat pagi hari uap panas seperti masih menempel di permukaan kawah, lalu kalian tunggu hingga uap itu akan sedikit demi sedikit terpisah dengan permukaan air. Hal ini disebabkan karena sinar matahari yang menyinari kawah ini…….wow banget pokoknya ……

Kawah yang luasnya sekitar 4 ha ini bisa ditempuh 15 menit saja dari poros Dieng dengan jarak 7 km, di sepanjang perjalanan kalian akan melihat banyak asap karena disekitar desa yang dilewati ada pengeboran yang digunakan untuk kepentingan Pembangkit Listrik tenaga Uap ( PLTU ).  Dengan menggunakan kendaraan, kita bisa menikmati segarnya udara pegunungan dengan pemandangan yang super istimewa. Oya, kalau kalian menemukan pertigaan cek papan penunjuk arah. Kemudian ambil arah ke pemandian D’Qiano ya …. sebab kalau ambil jalan yang salah, pasti akan terjerumus ke dalam dosa…… eh…..

Nggak ding ……

Sesampainya di bukit (tepat diatas pemandian D’Qiano) sekaligus tempat parkir kawah,  kita akan merasakan hawa yang sejuk, segar namun terasa agak kering. Tapi itu bukan masalah kok, sebab Dieng emang gitu hehehe ………..bagi kalian yang ingin mendekat ke kawah tidak perlu khawatir karena sudah disediakan tangga dari beton yang berjejer membelah lahan pertanian penduduk, dan kalian akan sampai di gazebo yang dibangun oleh pemerintah untuk beristirahat.

Nah, kalau kalian ingin lebih dekat lagi bisa menuruni sedikit jalan dan bisa sambil berfoto  dengan background asap tebal yang pastinya ciamik untuk foto-foto.

Satu hal lagi, untuk berkunjung ke Kawah Sileri ini, tidak dipungut biaya apapun lho. GRATIS ……. menarik kan …… ayo, cus kesana sekarang …….

* Penulis : titaa.cy. Foto : KPFB Editor : @kominfobanjarnegara

Yuk! Berwisata Ke Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo

Yuk! Berwisata Ke Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo

Saat weekend datang pastinya kalian gabut kan dirumah, nah untuk mengatasinya mending quality time deh bareng keluarga, teman, sahabat, pacar, gebetan, atau mantan hehe…

buat kalian yang ada di Banjarnegara dan sekitarnya, nggak perlu jauh-jauh kok buat quality time, sebab di Banjarnegara sendiri ada satu rujukan wisata yang menarik dan edukatif. Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo,  yes it is ……. pastinya udah nggak asing kan ditelinga kalian?

Mungkin sebagian besar dari kita lebih mengenalnya sebagai Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS) yang mana masih berada di bawah naungan Dinas Pariwisata,  tapi semenjak berubah menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tempat ini  berganti nama menjadi Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo….. lebih modern, nyeni dan kekinian kan……..

Berbicara sejarah, Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo didirikan pada tahun 1997 yang diresmikan oleh alm. Bapak Jend. TNI (Purn) Soesilo Soedarman. Jadi kalau dihitung hitung, sampai sekarang Serulingmas Banjarnegara Interacive Zoo sudah berumur 23 tahun, dan hari ulang tahunnya jatuh pada setiap tanggal 21 Agustus. Dengan luasnya yang kurang lebih mencapai 5 Ha, di dalamnya ada sekitar 46 jenis satwa dengan jumlah sekitar 179 ekor. Terdiri dari kelas aves, mamalia, dan juga reptil. Dan satwa yang jadi favorite disini  (minimal sampai saat ini ) adalah Harimau Bengala……

Mungkin banyak yang bertanya kenapa kok ada istilah Interactive Zoo nya…… jadi begini gaes, di Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo ini semua pengunjung diajak untuk ikut aktif dalam mencari informasi mengenai hewan yang mereka lihat dengan cara melakukan scan pada barcode yang sudah disediakan. Barcode itu akan menuntun pengunjung pada sebuah aplikasi khusus yang menjelaskan secara detail mengenai hewan tersebut (selain apa yang sudah tertulis di papan, di setiap kandang)…… begitu……

Karena lokasinya yang  berada di pusat kota Banjarnegara, kalian yang ingin kesini cukup butuh waktu 5 menit dari alun alun untuk sampai ke sini.Nah kalau yang dari luar kota dan menggunakan angkutan umum, kalian bisa turun di tugu dawet ayu alun alun untuk kemudian menggunakan jasa ojek  offline maupun online yang banyak mangkal disitu. Jangan khawatir gaes, ongkos ojek sekali jalan dari situ ga sampai 10 ribu kok. Gampang dan murah kan ?

Di Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo kalian nggak cuma melihat satwa aja guys, banyak wahana keluarga yang bisa kalian nikmati kok. Ada Oemah Terwelu, Kereta Mini, Kereta Listrik, Sepeda Melayang, Komidi Putar Kapal, Bioskop 3D, Flying Fox Anak, Mini Helicopter, dan Play Ground Kids. Dan untuk itu kalian cukup merogoh kocek sebesar  Rp. 8.000 sampai Rp. 10.000 aja, cukup terjangkau kan apalagi kalau lagi bokek hahaha…

Untuk fasilitas umumnya sudah cukup lengkap lho gaes…….. pastinya ada toilet yang cukup bersih, zona santai yang bisa kalian gunakan untuk rebahan atau santai sejenak di atas rumput sintetis, bagi kalian yang ingin berenang disini ada kolam renang yang terdiri dari 3 kolam renang, jangan khawatir kalau kalian ingin melaksanakan ibadah sholat disini disediakan mushola.

Oh iya, Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo juga sering mengadakan event mingguan, bulanan, dan juga tahunan. Event mingguan diadakan setiap hari minggu Musik Minggu Pagi namanya, kalian bisa menyaksikan perform band atau dangdut asyik nih buat bergoyang hihi. Lalu event tahunan dan khusus misalnya  Imlek, diadakan fashion show dan kalian bisa mengikutinya.

Pada pandemi kali ini Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo sempat tutup saat bulan Maret sampai bulan Juli dan buka lagi bulan Agustus, tapi tenang kalian nggak perlu khawatir karena sudah disediakan tempat cuci tangan dan kalian juga akan diperiksa suhu badan sebelum masuk ke tempat wisata, jadi kalian juga harus tetap mengikuti protokol kesehatan yaa.

Selama pandemi ini Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo tidak ada pemasukan sama sekali, jadi mereka mencari donatur untuk memenuhi keperluan satwa dan kebutuhan lainnya. Sampai saat ini jumlah donasi yang sudah terkumpul sekitar Rp. 250 juta lho…. Oh iya kalian yang masih sekolah atau mungkin kerja kalian bisa datang dengan membawa rombongan, karena disini ada harga special untuk kalian kalian yang membawa rombongan sekolah atau rombongan umum. Untuk harga tiket masuk saat weekdays sebesar Rp. 15.000, saat weekend Rp. 20.000, untuk tanggal merah atau libur sekolah Rp.25.000.

Yuk ke Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo sekarang……..

 

* Penulis : titaa.cy. Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Arep Nyaplek? Ya Nang Pasar Caplek!   

Arep Nyaplek? Ya Nang Pasar Caplek!  

Hari minggu ini mau kemana gaes?  Jangan di rumah terus lho, nanti mbok jadi kena asam urat, gangguan pencernaan dan janin, eh……. Kalo boleh saran sih, gunakan hari minggu untuk jalan jalan, atau kalo yang lagi hits sekarang ya sepedaan gitu ……

Salah satu tujuan yang saat ini recommended sebagai tujuan istirahan pas sepedaan atau pas jalan-jalan adalah ke Pasar Caplek.

Pasar Caplek itu apa sih?

Pasar Caplek itu salah satu pasar tradisional di Banjarnegara, tepatnya di Desa Bandingan Kecamatan Bawang. Tempat ini sangat sangat dan sangat strategis lho…… hanya 20 meter dari jalan raya Banjarnegara Purwokerto, juga sangat dekat dengan Waduk Mrica, dan untuk datang kesini, kita hanya butuh waktu tempuh sekitar 10 menit dari Alun-alun Banjarnegara saja. nah…..

Apakah Pasar Caplek sama saja seperti pasar tradisional biasa? Jawabannya tidak dongg

Pasar ini tidak seperti pasar tradisional pada umumnya, karena Pasar Caplek memiliki konsep “Festival Kawasan Bandingan” yang memiliki wisata rupa-rupa. Disini, kita bisa mlaku-mlaku, jajan-jajan, kongkow ngaji, nggambar, nglukis, unen-unen, lapakan, bahkan main pentasan dan masih banyak lagi. Kegiatan di Pasar Caplek di setiap hari Minggu biasanya diawali dengan adanya senam pagi yang diikuti oleh warga sekitar dan pengunjung. Wah, asik banget kan bisa jajan sambil olahraga, atau olah raga sambil jajan ? hihihi…….

Kata “Caplek” sendiri berasal dari kata “Nyaplek” yang berarti makan di tempat.

Para pengunjung juga bisa sarapan dan berbelanja sembari menikmati alunan musik tradisional dari kenthongan di sebuah tanah lapang yang biasa disebut “Ruang Apresiasi”, kerennya lagi, musik kenthongan ini merupakan kreasi dari pemuda lokal lho…. jarang banget kan, anak muda jaman sekarang yang mau melestarikan budaya lokal sembari ikut andil dalam kemajuan desa sendiri, kita harus bangga!

Keistimewaan Pasar Caplek ini yaitu masih mengunggulkan aneka jajanan pasar atau makanan tradisional seperti bubur candil, klepon, serabi, cakue, pecel, kluban, nasi jagung, gorengan, dan masih banyak lagi. Buat yang suka njajan pasti serasa menemukan surga dunia… dan…… Untuk menyantap makanan yang sudah kita beli, kita bisa duduk di tempat yang sudah disediakan. Tempatnya rindang, bersih, dan lumayan luas. Jadi jangan khawatir soal tempat makan …..

Pasar yang berdiri pada tanggal 15 September 2019 dan merupakan pasar pindahan yang dahulu terletak di Desa Mantrianom. Setelah berpuluh-puluh tahun hilang, kini Pasar Caplek hadir kembali di tengah masyarakat. Pasar Caplek hanya dibuka selama hari minggu mulai pukul 6 pagi hingga jam 11 siang. Namun, saking banyaknya pengunjung yang datang, biasanya jam 8 sudah banyak barang dagangan yang habis.

So, karena pengunjung Pasar Caplek juga bukan hanya warga Desa Bandingan saja, tapi juga pengunjung dari daerah lain……… kita  harus datang sepagi mungkin kesini……

jelas, supaya bisa shopping jajan sepuasnya ! Sepakat ?

Yuh kita cus……

 

* Penulis : tiararosiva. Foto : dJoko Editor : @kominfobanjarnegara

PHANTOM (Panther Owner Community) Chapter Banjarnegara

PHANTOM (Panther Owner Community) Chapter Banjarnegara

Para pecinta mobil Panther di wilayah Kabupaten Banjarnegara kini mendeklarasikan berdirinya Chapter Banjarnegara. Mereka tergabung dalam komunitas PHANTOM (Panther Owner Community) yang saat ini memiliki anggota aktif setidaknya 50 orang dengan Slamet Teguh S, S.Pd didapuk sebagai Ketua komunitas ini.

Mengusung tema ” Menembus Batas Persaudaraan, Seduluran sak lawase”,  komunitas yang sebelumnya masih menjadi bagian dari PHANTOM Banyumas, secara resmi membentuk  PHANTOM BNA pada tanggal 26 Juli 2020. Hal ini adalah sebagai bentuk dari aspirasi para anggota yang semakin banyak jumlahnya demi mempermudah komunikasi dan koordinasi.

Salah satu hal yang menarik dari PHANTOM Chapter BNA, mereka membuka kesempatan yang seluas luasnya untuk bersinergi dengan berbagai pihak terkait, terutama untuk bersama-sama memajukan pariwisata daerah. Salah satunya dengan mengadakan acara-acara Kopdar di tempat tempat wisata lokal Banjarnegara, setelah sempat lesu selama sejak Pendemi Covid-19. Hal ini mengingat acara-acara PHANTOM lebih cenderung berkonsep family gathering alias wisata bersama keluarga,

” Khusus untuk hal ini, prinsipnya asalkan tempat wisata tersebut memiliki tempat parkir yang cukup luas, kami dari  PHANTOM siap untuk mengadakan acara di tempat tersebut dan siap untuk bersama-sama mempromosikannya ke lingkungan yang lebih luas ” .

* Penulis : Happy Kurniawan. Foto : Agussalam Editor : @kominfobanjarnegara

Pasar Kuno Lodra Jaya, Wisata Pasar Tradisional Kekinian

Pasar Kuno Lodra Jaya, Wisata Pasar Tradisional Kekinian

 Lho, tradisional kok masa kini?

Yoi lur! Tau gak si Pasar Kuno Lodra Jaya, tempat wisata digital di Banjarnegara yang sekarang lagi hype banget. Tempat ini terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan karena konsep yang dibawain unik  dan tentunya fress dan masih baru di Banjarnegara.

Jadi gini, Pasar Kuno Lodra Jaya bawain konsep tradisional jaman dulu alias Jadul! Mulai dari bangunannya yang pake anyaman bambu, atap blarak (daun kelapa), tempat duduk juga terbuat dari bambu yang disusun berjejer. Nah di bagian tengah juga ada panggung yang dibuat dari semen dan batu-bata tapi tetap menonjolkan sisi tradisionalnya kok, karena desain panggungnya juga masih pakai ornament bambu dan kayu.

Nah yang enggak kalah unik nih. Para penjual di sini menggunakan pakaian adat saat berjualan, lucu banget kan? Baik bapak, ibu maupun mba dan masnya yang berjualan pake pakaian Adat Jawa yakni kebaya dan surjan (baju jawa warna coklat yang motifnya salur itu lho..). Pokoknya kalau kamu datang disini kaya belanja di jaman dulu banget deh, pasarnya mirip banget kaya di film Tutur Tinular wkwkw…….

Ko ora bisa mbayar nganggo duit lho nek neng pasar iki………….

Lho, Terus nganggone apa dong?

Pertanyaane apik! Jadi nang Pasar Kuno Lodra Jaya ini transaksinya pakai koin namanya koin ketip. Koin ini bisa kamu dapetin di pintu masuk Pasa Kuno Lodra Jaya yang tentunya dengan menukarkanya pake uang rupiah dong ya..

Satuan uang ketip ini juga beda lho sama rupiah. Untuk satu koin uang ketip kalau dirupiahkan senilai Rp.2000, sistemnya kaya main di time zone gitu. Cuma desain uang ketip ini unik banget karena dibuat dari kayu dan dihias pakai gambar bapak-bapak pakai blangkon.

Untuk harga jajanan di sana juga mengikuti perhitungan koin ketip, jadi biasanya disetiap warungan bakal ada list harga buat jajan yang dijual di warungan tersebut. Ini bermanfaat banget nih buat para pengunjung biar kamu bisa antisipasi kalau-kalau uangmu gak cukup buat jajan di warung itu hehehe…..

Ana apa bae si nang kana?

Akeh banget spot foto pokoknya! Iki tak ceritani, disana tuh ada permainan anak tradisional yang bisa banget dimainin sama anak-anak atau juga orang dewasa. Ada ingling, egrang, congklak, kelereng, gangsing dan lompat tali. Yoi lah, kita semua tahu kalau di jaman ini permainan anak udah gak hype lagi, dan kalah sama game-game online. Maka dari itu pasar lodra jaya menghadirkan permainan anak dengan tujuan mengedukasi anak jaman sekarang tentang permainan tradisional dan sarana nostalgia bagi yang udah dewasa.

Ada juga makanan tradisional seperti pecel, serabi, jajanan pasar, soto, sate dan masih banyak lagi. Namun gak Cuma makanan tradisional lur yang bisa ditemui di sini, ada juga makanan kreasi baru semacam jasuke, es kuwut, es buah, es pisang ijo, dan lain-lain.

Ada juga zona edukasi melukis dengan keramik untuk anak-anak, disini anak akan diajari cara melukis di atas keramik, zona ini merupakan upaya memperkalkan keramik yang menjadi ciri khas Banjarnegara pada generasi muda.

Ini nih yang pastinya kamu butuhin, tempat selfie instagramebel. Disini banyak banget spot buat foto-foto, temanya yang dibuat tradisional bakal bikin foto kamu tampak estetik lho. Buat bapak-bapak dan mas-mas di pasar ini juga disediakan zona bebas rokok di bagian atas, karena di pasarnya kamu gak bisa seenaknya buat ngerokok.

Wah asik. Bagi alamate dong!

Nah buat alamatnya Pasar Kuno Lodra Jaya terletak di Desa Winong, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara. Letak pasar ini di area persawahan lho lur, jadi banyak angin semilir di sana sini. Pasarnya gak terletak di pinggir jalan, jadi buat kamu yang mau kesana usahain bawa kendaraan pribadi ya, soalnya jalanya luamayan jauh. Tapi tenang lur, jalan menuju ke sana udah halus banget kok. Tapi jangan lupa ya untuk dateng pas hari Minggu, karena pasarnya cuma bakal dibuka hari Minggu  aja.

For your information nih!

Jadi di Pasar Kuno Lodra Jaya ini sangat cinta lingkungan lo lur. Karena untuk pengemasan makanan yang dijual mereka menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan alias minim plastik! Keren banget ya lur. Kebanyakan makanan di sini menggunakan batok kelapa sebagai mangkuk, piring yang terbuat dari biting dan juga daun pisang untuk mengemas jajanan. Kita semua tahu kan kalau permasalahan sampah di Indonesia sekarang udah gawat banget. Dari mulai TPA yang penuh sampai bahkan kini laut jadi bak sampah. So, ayo kita berubah, untuk tidak menggunakna plastik, minimkan produksi sampah dan tentunya terapkan 3R (reduce, recycle, reuse) dong ya.

 

* Penulis : FNFAU. Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Makan Telur Rebus Sambil Menikmati Pesona Kawah Sikidang

Makan Telur Rebus Sambil Menikmati Pesona Kawah Sikidang

Kalo ngomongin wisata ke Dieng memang tidak ada habisnya ya gaes, banyak sudut sudut peninggalan surga yang sangat recomended untuk kita sambangi.

Salah satu yang paling terkenal dari Dieng tentu saja adalah kawah sikidangnya. kenapa ? sebab ada gambarnya di semua tiket perjalanan wisata ke sana hehehe ………

So, Yuk kita kesana ……

Secara Geografis Kawah Sikidang terletak di desa Dieng Kulon, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara. Untuk sampai ke lokasi ini pengunjung nggak usah khawatir, sebab lokasinya cukup dekat dengan Kawasan Candi Arjuna dan Candi Bima yang (biasanya) jadi objek kunjungan pertama. Loket wisata Kawah Sikidang sendiri buka setiap hari pada jam 07.00 – 16.00, kita cukup membayar 15.000 rupiah saja untuk tiketnya (itu sudah include biaya masuk ke komplek Candi Arjuna juga lho).

Kalian tahu? Meskipun Kawah Sikidang masih aktif sampai sekarang, tapi tenang dan aman kok untuk dikunjungi lho. Aktifnya Kawah Sikidang disebabkan oleh letusan gunung Prahu yang terjadi berabad-abad lalu dan meninggalkan sisa aktivitas vulkanik. For Your info, kawah ini salah satu kawah terbesar yang ada di Dieng lho…

Saat akan memasuki Kawah Sikidang, kita akan disuguhi oleh lubang-lubang yang mengeluarkan asap panas yang merupakan bekas kawah. Ada cerita dibalik Kawah Sikidang ini gaes, konon kawah ini bisa berpindah tempat (kok serem ya hehehe …….) tapi tenang, ini cuma cerita kok. Kawah Sikidang berasal dari kata kidang atau kijang yang suka melompat-lompat kesana kemari, jadi letupan-letupan uap panas itu diibaratkan seekor kijang yang melompat dan berpindah tempat.

Dibalik Kawah Sikidang ada sebuah kisah dan legenda yang mesti kita tahu lho kawan.

Konon disekitar daerah kawasan Dieng, ada seorang gadis yang bernama Shinta Dewi. Dia adalah gadis yang sangat cantik  sehingga membuat para pemuda di seluruh daerah ingin meminangnya. Dari semua pemuda yang ingin meminang Shinta Dewi, tidak ada satu pun yang berhasil karena persyaratan mas kawin yang sangat besar. Datanglah seorang pangeran yang kaya raya bernama Kidang Garungan yang ingin meminang Shinta Dewi. Namun, terkejutlah Shinta Dewi saat melihat wujud dari pangeran yang sudah berekspektasi tinggi, bahwa pangeran itu sangat tampan macam oppa korea hahaha…

Shinta Dewi ingin menggagalkan lamarannya dengan memberikan syarat yang lebih sulit kepada pangeran Kidang Garungan yaitu membuat sumur yang harus dibuat oleh pangeran sendiri dalam satu malam. Tapi disisi lain, dia merasa sangat khawatir jika pangeran berhasil membuat sumur dalam satu malam, sehingga dia akhirnya meminta pengawal dan dayang untuk menimbun sumur itu dengan pangeran terkubur hidup-hidup di dalamnya. Pangeran Kidang Garunganpun akhirnya marah. Luapan amarahnya inilah yang konon yang menyebabkan terbentuknya Kawah Sikidang itu.

Untuk kalian yang ingin berkunjung kesini, mohon jangan terlalu dekat dengan kawah dan tetap berhati-hati ya. Kawah sikidang ini mengandung kadar belerang yang cukup tinggi sehingga jangan kaget kalau kalian mencium bau kentut yang sangat menyengat di sekitarnya lho hehe…….  Tapi tenang…….Untuk yang tidak tahan dengan bau belerang, kita bisa menggunakan masker kok. Lumayan lah bisa mengurangi “kepekatan” baunya …..

Ada satu hal yang menjadi keunikan di kawah ini, disekitar kawah terdapat kawah-kawah kecil berisi air mendidih yang bisa kita manfaatkan untuk merebus telur. Kita bisa beli telur di penjual yang berada disekitar kawah tersebut atau bahkan kalau ga males, bisa membawa dari rumah hahaha…… jadi kalian bisa merebus sendiri sesuai selera masing-masing. Rebus telur di kawah ini sekarang menjadi favorite bagi pengunjung dalam kota atau luar kota.

Nah bagi yang suka foto-foto, di sekeliling lokasi kawah ada banyak spot yang ciamik untuk dijadikan background foto.Baik yang alami maupun buatan masyarakat sekitar yang setting lokasi sana sini. Mau foto bareng buwung hantu ….. eh …….. burung hantu, ada…..

dan menariknya, di lokasi ini juga (kalau beruntung) kita juga bisa ketemu sama anak anak sekitar yang berambut gimbal asli dieng alias anak Bajang. Kalau mau berfoto bersama mereka, kita cukup kasih apa yang mereka mau (biasanya sih kecil kecil seperti uang pecahan kecil atau bahkan kadang cuma permen…..). Tapi inget, jangan bikin mereka marah ya …….

Ingin menikmati pemandangan tanpa berjalan kaki? Bisa …. …Disana disediakan persewaan motor trail, ATV, bahkan kuda jika kita mager berjalan kaki. Nah….. kurang apa coba ?

Jika berkunjung disini kalian juga akan disuguhi oleh anak-anak asli Dieng yang berambut gimbal semacam anak reggae uyee…para pengunjung yang datang kesini biasanya hanya untuk sekedar hunting foto atau menikmati telur rebus.

Tertarik ? …… Yuk Cuss……..

* Penulis : titaa.cy. Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Telaga Sewiwi, telaga kecil yang (harusnya) indah

Telaga Sewiwi, telaga kecil yang (harusnya) indah

Selama ini banyak orang mengenal Dieng sebagai dataran tinggi dengan tanaman perkebunan yang hijau dan berhawa dingin. Dan kamu mungkin akan berpikir untuk mengunjungi beragam candi-candi dan kawah-kawah yang terbentuk dari aktivitas vulkanik gunung berapi disana. Namun sebenarnya, kamu juga bisa menemukan berbagai telaga cantik yang ada disana lho gaes……serius.

Telaga Sewiwi salah satunya.

Nama yang unik dan (seharusnya) bikin penasaran?

Menurut penjelasan warga sekitar, telaga ini dinamakan telaga sewiwi karena kalau dilihat dari atas (dari arah desa Karangtengah), bentuknya mirip sayap membentang atau “sewiwi” dalam bahasa Jawa. mereka juga menambahkan bahwa dulunya telaga ini memiliki air yang sangat jernih sehingga nampak sangat indah dan seolah “ngiwi iwi” (mengundang untuk mendekatinya – Jawa – red)

Telaga sewiwi menyajikan pemandangan yang masih alami, bebas dari pekatnya polusi perkotaan dan suasana sejuk akan menemani kamu menghabiskan waktu. Meskipun telaga sewiwi tidak seluas telaga-telaga lain di Dieng, hanya sekitar 1 hektare, tapi mempunyai keistimewaan tersendiri tentunya. Obyek wisata telaga sewiwi ini pada awalnya oleh masyarakat setempat difungsikan sebagai tempat pemancingan, bahkan banyak warga dari daerah lain ikut memancing disini untuk menyalurkan hobinya. Namun semenjak lahan kentang dan pertanian warga semakin meluas, telaga ini mengalami perubahan kondisi yang cukup signifikan. Diantaranya adalah debit air yang terus menurun, banyaknya tanaman pengganggu di permukaan telaga hingga pendangkalan yang terjadi karena endapan tanah dari lahan yang terbawa masuk ke dalam telaga.

haduh…..

Memang sih beberapa waktu yang lalu, pernah dilakukan perbaikan lokasi. Kondisinya jadi lebih cantik dan digunakan masyarakat sebagai rest area, fasilitas yang disediakan juga mulai lengkap seperti mushola, toilet, rumah makan, kios oleh-oleh dan beberapa gazebo untuk bersantai.

Oya, di lokasi ini juga dibangun Pintu gerbang yang gagah membentang menyerupai sayap atau sewiwi yang instagramable lho, yang tentu saja membuat siapa saja ingin mendokumentasikannya.

Lokasi

Terletak di desa Kepakisan, kecamatan Batur, kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah, jaraknya hanya sekitar 2km atau sekitar 10 menit dari komplek Candi Arjuna. Dari beberapa telaga yang ada di Dataran Tinggi Dieng, telaga sewiwi merupakan telaga yang paling mudah dijangkau oleh wisatawan. Letak telaga sewiwi sangat strategis dan berada di pinggir jalan raya.

Kondisi jalan yang bagus dam mudah dilalui, wisatawan dapat menjangkau telaga sewiwi dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jika masih bingung, Google Maps atau bertanya dengan warga sekitar akan membantu memberikan petunjuk arah.

 

 Saran dan Tips       

Telaga sewiwi bisa menjadi rest area bagi wisatawan dari arah Banjarnegara atau Batur untuk menuju obyek wisata utama, bagi wisatawan dari arah Wonosobo telaga sewiwi juga bisa menjadi rest area. Karena berlokasi di dataran tinggi, hawanya pun sangat dingin. Kamu perlu mengenakan jaket atau pakaian hangat lain jika ingin berkunjung ke Dieng. Ditunggu kedatanganmu di Telaga Sewiwi, tapi perlu diingat jangan mengambil apapun selain foto dan jangan meninggalkan apapun selain jejak, ya!

 

* Penulis : Bella Rista Safera. Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara