Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id
Alun Alun Banjarnegara dan icon kota yang istimewa

Alun Alun Banjarnegara dan icon kota yang istimewa

Ketika pertama kali dengar kota Banjarnegara, pasti yang terlintas di pikiran kalian adalah minuman khasnya yaitu dawet ayuatau  destinasi wisata Dieng Plateau? Ternyata ada loh… satu tempat wisata yang gak kalah menariknya dengan dua hal tersebut. Kalian pasti udah ga  asing lagi kan dengan yang namanya alun-alun? alun-alun adalah ruang terbuka hijau yang berukuran cukup luas dan biasanya menjadi salah satu tempat yang ikonik dari suatu kota. Selain menjadi ruang terbuka hijau yang bisa dijadikan tempat bersantai atau bahkan tempat rekreasi keluarga, alun-alun didesain sedemikian rupa agar bisa menjadi identitas dari suatu daerah.

Di daerah Jawa Tengah , tepatnya di kabupaten Banjarnegara ada satu tempat yang menarik banget  buat kalian kunjungi tempatnya bernama Alun alun banjarnegara , kalian pasti belum tau kan ?  alun alun banjarnegara ini terletak di Jl. Pemuda, Kutabanjar, Kec. Banjarnegara, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah.

Kenapa si kalian harus banget kesini?  karna di Alun alun banjarnegara punya satu monumen yang menjadi kekhas banjarnegara yaitu ornamen dawet ayu. Ornamen ini lengkap dengan seorang pria dan wanita yang mengenakan kebaya dan pikulan dawet ayu yang mudah banget dikenali saat kalian melewati atau berkunjung ke Alun alun Banjarnegara.

Disebelah tenggara alun alun ada tugu yang ga kalah menarik lagi pastinya. Kalo di liat liat tugu ini mirip sekali dengan tugu yang ada di jogja. Kalian harus tau loh kalo tugu ini dibangun dan di rancang oleh bapak Hudoyo sekitar tahun 1930 an.

Kalian gak perlu bingung kepanasan dan kehujanan saat berada di alun alun, karena disana ada dua pendopo yang besar dan luas lhooo. Gaya bangunanya identik sekali dengan bentuk joglo yang menjadi identitas tersendiri dari masyarakat Banjarnegara. Kalo kalian datang saat malam hari  ngga usah takut akan gelapnya malam, karna disekitar pendopo dan alun-alun banyak sekali lampu lampu yang menghiasi saat malam yang menjadikan  daya tarik saat malam hari.

Kalo kalian laper nih ga usah bingung  buat cari makanan soalnya disekitar alun-alun banyak pedagang makanan dan jajanan khas Banjarnegara. Dan kalian wajib cobain dawet ayunya….. asli enak dan seger banget…..

Selain ada dua pendopo yang super duper nyaman itu, Pasti diantara kalian ada yang ngga suka cuaca panas kan? Kalian ngga perlu takut keringetan dan kepanasan , karena saat siang hari di alun-alun itu tetep sejuk soalnya hampir disekitar alun-alun ditumbuhi banyaknya pepohonan yang rindang. Perlu kalian tauuu,,,  di alun-alun Banjarnegara ada pohon beringin bonsai yang unik dan wajib kalian abadikan saat mampir ke alun-alun Banjargera. Fasilitas yang di sedikan Di alun-alun Banjarnegara ada wc umum yang bersih dan nyaman.

Buat kalian yang suka banget sama Olahraga, bisa banget dicoba olahraga di alun alun banjarnegara karna disana punya lapangan hijau yang luas dan nyaman banget. Apalagi kalo pas cuacanya cerah wih mantep banget pemandangan bukit yang mengelilingi banjarnegara yang bakal terlihat cantik dan super duper wahhh…

Asli deh tempat ini cocok banget buat kalian yang lagi cari tempat untuk sekedar istirahat atau piknik bersama sahabat, keluarga atau pasangan kalian, tenang aja  ngga akan bikin kantong kalian kering, cukup bayar parkir  kalian bisa puas ber senang ria di alun alun kota Banjarnegara.

Selain itu wisata alun alun kota Banjarnegara ramai di kunjungi saat akhir pekan atau hari minggu, banyak anak muda yang berkumpul dan melakukan aktivitas di alun alun Banjarnegara.

Saranku untuk kalian yang mau berkujung ke Alun alun Banjarnegara, wajib banget isi full hp kalian atau bawa kamera untuk memabadikan momen kalian dan tetap jaga kebersihan untuk kebahagian bersama.

* Text Suci Ananda Putri Foto by zis Editor : kominfobanjarnegara

Mau Ngopi dengan suasana yang beda? Yuk ke SABIN EXHIBITOR SPACE

Mau Ngopi dengan suasana yang beda? Yuk ke SABIN EXHIBITOR SPACE

Haii guys, kalian kalo ngopi ngopi atau hanya sekedar nongkrong bareng temen biasanya dimana?, atau mungkin kalian seorang pelancong  yang sedang berkunjung ke kota Banjarnegara bingung mau singgah untuk ngopi ngopi dimana?.. nih aku kasih tau di SABIN EXHIBITOR SPACE tempatnya.

SABIN EXHIBITOR SPACE ? whattt….. apa itu ?

Hihihi ….. mungkin kamu lebih familiar dengan nama KOPI SABIN deh …..

Yes. Kopi Sabin

Katanya sih muncul ide nama Kopi Sabin karena terinspirasi dari area persawahan. Sesuai namanya “Sabin” yang dalam bahasa Jawa diartikan dengan “Sawah”. Kenapa di katakan suasana yang berbeda? Ya, karena belakang kafe ini adalah hamparan persawahan. beralamat di Jl. Mayjend. Panjaitan No. 177, Kutabanjarnegara, Kec. Banjarnegara Bisa dikatakan tempatnya yang strategis karena letaknya tidak jauh dari alun alun kota kira-kira sekitar 500 meter dari jalan raya utama. masuk gang patokan nya Klinik Hasta Bakti, Masuk lurus mengikuti jalan sampai mentok, lalu belok kiri. Kopi Sabin berada di sebelah kiri jalan gang.  disini suasanannya segar karena belakang tempat ini adalah hamparan persawahan. Tempatnya yang nyaman dan terbuka membuat siapa saja akan betah berlama-lama disini.

Untuk bangunan nya cukup unik, minimalis yaitu desain atap bangunan miring, dan diatasnya ada rooftop tersedia tiga meja lesehan untuk pengunjung selain itu dibawah rooftop samping kiri gedung juga ada meja dan bangku gituu, apalagi di area sini tempatnya yang sejuk bersebrangan langsung dengan persawahan. Untuk pemesanan ada di bagian dalam gedung dan di area ini adalah area no smoking.

Sebelah kanan gedung juga ada area parkir dan bangunan semacam gazebo untuk para pengunjung. Selain itu di depan bangunan juga ada area terbuka, tapi untuk area ini biasanya baru terisi sore soalnya kalau siang hari kan biasanya panas hehee. tempatnya yang instagramable cocok banget buat kaum milenial gituuu, tempatnya nyaman, adem, lengkap dengan pemandangan sawah yang menjadi ciri khas kafe ini. Makin betah berlama-lama di sini deh pokoknya.

Untuk menu-menu di kafe ini ada apa aja? Yang pasti menu andalan nya adalah Kopi. Jenis jenis kopinya pun banyak dan yang paling menjadi ciri khas adalah Kopi Pak Tani. Untuk rasanya.. kalian boleh deh langsung mampir saja ke sini biar bisa ngerasain sendiri hehee.. bagi yang ngga terlalu suka sama kopi tenang aja disini juga ada non coffe seperti chocolate, fruite based, fresh milk dan masih banyak lagi.

Untuk cemilannya? Ada pastinya, seperti mendoan, singkong goreng keju, aneka olahan pisang cocok banget buat nemenin kalian ngobrol. Bagi yang pengin makanan berat juga ada seperti Ayam Geprek, Rice Bowl, Mie, dan aneka menu makanan lainnya. Untuk harga, kalian pasti mikirnya mahal mahal gtu ya, secara kan kafe identik dengan harganya yang bisa dikatakan agak mahal,, tapi tenang di Kafe Kopi Sabin ini harga segala menu kopi dan makanan ramah kantong kokk..

Untuk fasilitas ada apa aja tuhh?, Wifi ada pastinya. tempat parkiran nya ada dua sisi, di bagian sisi sebelah kanan untuk parkir motor  dan bagian depan kafe biasanya untuk parkir mobil, ngga ketinggalan toilet pengunjung ada dua terletak di sisi kanan bersebelahan dengan tempat parkir. Cuman, di kafe ini ngga ada mushola nya. tapi tenang ngga jauh dari kafe sekitar 5 Meter ada mushola warga yang bisa kalian manfaatkan untuk beribadah. Trus kalau kalian pengen Delivery order juga bisa di nomer +6281215033834. Cafe ini biasa buka pada pukul 10.00 dan tutup sekitar pukul 22.30 sangat cocok untuk kalian yang ingin menikmati waktu sore bersama keluarga ataupun sahabat.

Tempat nya nyaman, makanan dan minuman nya enak, fasilitasnya oke, yang pastinya cocok banget buat kumpul bareng sama keluarga, teman, ataupun doi, hehee.. tempat yang sejuk dengan pemandangan asri hamparan persawahan, yang bakalan membuat kita betah untuk stay lama lama di sini. Penasaran? Cuss langsung aja datang ke SABIN EXHIBITOR SPACE!

Cek Lokasi Di SINI ya

* Text dan Foto Khaniffah_Nur Foto Utama Amar_Sadewa Editor : kominfobanjarnegara

Kumpul Keluarga dengan Makan Bersama di Saung Bu Mansyur, maknyusss

Kumpul Keluarga dengan Makan Bersama di Saung Bu Mansyur, maknyusss

Hallo sobat kuliner

Kalian udah nyoba kuliner dimana aja? Kalian pasti belum nyobain kuliner yang ada di kota Banjarnegara ya, kalo belum yuk cobain sekarang. Aku kasih tau nih destinasi wisata kuliner yang bikin kamu tertarik dan ingin mengunjunginya.

Saung Bu Mansyur namanya dan tempatnya sudah cukup populer di kalangan masyarakat Banjarnegara tepatnya di Jl. Kedasih No.55, Tretek, Parakancanggah, Banjarnegara.

Kalian ngga bakal nyesel dan pastinya suka ketika berkunjung ke Saung Bu Mansyur karena tempatnya yang luas dan membuat para pengunjung lebih nyaman ketika makan disana.

Dan kalian pasti baru menjumpai wisata kuliner di bawah saung yang terdapat kolam ikan sehingga membuat suasana nyaman dan senang. Karena tempatnya yang nyaman dan cukup luas membuat kebanyakan pengunjung berasal dari keluarga besar.

Saung Bu Mansyur merupakan tempat makan yang legendaris dan sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Hingga kini pun masih ramai dikunjungi banyak pelanggan. Selain tempatnya yang sangat nyaman cita rasa yang tercipta di setiap menu masakannya mampu membuat lidah ketagihan dan ingin terus mencicipi setiap menu masakan yang ada di Saung Bu Mansyur.

Untuk menu-menu makanannya sebenarnya cukup sederhana, tersedia berbagai macam olahan ayam, bebek dan ikan. Disana juga disajikan dengan nasi panas yang di letakkan di ceting nasi. Jadi jika kalian masih lapar kalian bisa menambah sepuasnya deh, semua makanan yang ada di Saung Bu Mansyur dijamin semua makanan yang enak untuk dicoba.

Letaknya pun juga tidak jauh dari pusat kota Banjarnegara, ya kira-kira sekitar 5 KM dari alun-alun Banjarnegara, ketika kalian ke Banjarnegara dengan berkendara dari alun-alun banjarnegara lalu ke arah utara dan sampai di pertigaan Gayam, belok kanan hingga menjumpai pertigaan pasar Induk. Kemudian belok kiri sampai ke pertigaan Krandegan, selanjutnya belok kanan dan lurus terus hingga stadion kolopaking Banjarnegara. Disitulah lokasi Saung Bu Mansyur, kalo kalian masih bingung lokasi Saung Bu Mansyur tinggal buka handphone lalu buka aplikasi google maps dan tulis Saung Bu Mansyur Banjarnegara di kolom pencarian google maps yang ada di handphone kalian, itu cara yang mudah dan strategis hihi

Rumah makan ini mengusung tema outdoor dan di sini juga terdapat beberapa area tempat makan salah satunya rumah panggung atau yang biasa orang desa bilang itu seperti gubug, gazebo, serta saung besar dan kecil yang berdiri di atas kolam ikan.

Di Saung Bu Mansyur tidak hanya menyediakan tempat makan tetapi juga menyediakan area yang cukup luas dan biasa disewakan untuk rapat, gathering komunitas, acara keluarga besar, dan juga acara pernikahan.

Menu-menu yang ditawarkan merupakan masakan rumahan khas jawa tulen, di Saung Bu Mansyur ada masakan andalannya yaitu ayam goreng dengan sambal yang sangat sangat menggoda lidah, selain ayam goreng terdapat menu lainnya seperti ikan nila, dan ikan gurame. Disana juga menyediakan serba minuman yaitu es teh, es, jeruk, dan berbagai macam juz buah.

Dan bagi kamu yang suka nyemil-nyemil, di Saung Bu Mansyur juga menyediakan berupa pisang goreng, mendoan, tempe goreng dan masih banyak lagi cemilan-cemilan yang super nikmat.

Eeetz tapi jangan galau ya kamu. Kalo Tanya harga ngga bakalan nguras kantong kok dan harga menu-menunya sesuai budget yang kamu miliki mulai dari 25.000 per orang sudah bisa menyantap dan menikmati masakan yang enak ditemani suasana nyaman dan sejuk pastinya.

Fasilitas yang sangat luas, WC, Mushola, Wifi, dan arena bermain anak lengkap dengan beberapa permainan seperti jungkat-jungkit, ayunan dan semacamnya itu semua fasilitas yang dimiliki Saung Bu Mansyur.

Saung Bu Mansyur merupakan lokasi yang sangat pas untuk menghabiskan waktu weekend dan quality time bersama keluarga, tema, sahabat, maupun pacar dengan budget yang sangat terjangkau dan fasilitas yang sangat memadai.

Kamu yang jauh-jauh datang ke Banjarnegara dan mager atau malas untuk pulang karena kekenyangan bisa banget nginep di tempat penginapan terdekat dengan Saung Bu Mansyur yaitu di Hotel Garuda yang letaknya tidak jauh dari alun-alun Banjarnegara.

Jadi, yuk langsung ke sana ……

* Text dan Foto triyanaindiyani Editor : @kominfobanjarnegara

Menikmati ngopi dan sepiring cemilan asik di tengah sungai

Menikmati ngopi dan sepiring cemilan asik di tengah sungai

Hai, guys! Kayaknya waktunya liburan nih untuk refresing, kira-kira kamu sudah punya list perjalanan untuk mengisi waktu liburanmu bareng keluarga, pasangan, atau sahabat belum, nih?

Tenang kamu bisa memilih daerah dataran tinggi Dieng sebagai salah satu target destinasimu.
Tapi sebelum sampai di Dieng, kamu juga bisa mampir ke rest area Tikako di Desa Kalilunjur, Kec.Banjarmangu, Banjarnegara. Pasalnya, selain udaranya yang sejuk, kamu juga bisa mencicipi aneka menu tradisional dengan gemericik air sungai yang segar. Hal ini dikarenakan rest area tersebut berada di atas sungai.

Lho kok bisa ?
Penasaran kan bagaimana sejuknya rest area Tikako di Banjarnegara?
Langsung saja simak potretnya berikut ini yang membuat mata kamu tak berkedip saat melihatnya.

Awal Dibangunnya Tikako
Oh iya guys… dulunya tempat ini adalah sebuah rest area dengan warung makan biasa seperti pada umumnya di jalur wisata Dieng yang diperuntukkan bagi para pengendara atau siapapun yang melintas di jalan ini. Akan tetapi seiring berjalannya waktu rest area ini menjadi sepi pengunjung, hal ini di karenakan munculnya rest area baru ataupun tempat-tempat refresing di sepanjang jalur dieng ini.

Dari situlah ditemukannya ide membuat rest area ini menjadi ramai kembali, dan semenjak didirikannya Tikako, rest area ini menjadi ramai karena pengunjung terus berdatangan bahka pengunjung sangat membludag di setiap harinya.

Desain Tikako
Suara gemricik air sungai yang mengalir dari atas bukit menciptakan suasana yang nyaman, bebatuan yang besar menjadi pijakan para pengunjung, jembatan kayu stapak yang melintaang serta rumah-rumah dengan desain minimalis berbentuk segitiga dan meja makan yang tertata rapi di tepi kali bagian atas serta meja yang sengaja di letakan di atas sungai bagian bawah sebagai tempat istirahat para pengunjung sekaligus menikmati kuliner yang dipesan di pondok yang berada di depan pintu masuk lokasi, desain unik menjadikan rest are ini cocok menjadi sasaran untuk berswafoto.

Harga Tiket Masuk
Memanjakan mata dengan padu padan yang sangat serasi penataan yang artistik, serta memanjakan lindah dengan butget 10 ribu, sudah termasuk tiket masuk dan softdrink sangatlah terjangkau dan ketika kalian datang sebelum jam 10:00 pagi kalian akan mendapatkan softdrink dan mendoan.
Nah…Ngga bakal bikin kantong kering kan..? wkwkwkw

Indahnya Tikako
Memasuki area Tikako pengunjung akan disambut dengan gemericik air sungai yang jernih yang mengalir dari atas bukit.
Selain rumah-rumah mini dan meja yang tertata rapi, terdapat pula satu rumah mini yang menyendiri berada di bagian paling atas lokasi ini. Namun, untuk menuju kesana pengunjung harus menapaki anak tangga dan juga bebatuan yang cukup menantang. Di sisi rumah mini paling atas terdapat air terjun kecil tetapi cukup deras airnya. Air terjun ini yang mengaliri sungai di area ini. Di atas sungai terdapat bebatuan yang besar. Pengunjung dapat duduk-duduk diatasnya sambil bermain air.

Rest area yang dibangun di atas aliran sungai komprat ini tempatnya di pedesaan, karena itu hawa pedesaan langsung terasa saat kita sampai di Tikako dan tidak ada salahnya kan, ketika berlibur ke dataran tinggi Dieng mampirlah ke rest area Tikako. Terlebih rest area Tikako buka pada pagi, sore, dan malam loh guys !

Jadi jangan risau bagi kalian yang ngga sempat datang pada pagi ataupun sore,bisa banget datang di malam hari bahkan suasana pada malam hari di Tikako menjadi lebih romantis dengan adanya lampu-lampu temaram yang menerangi rumah-rumah mini serta jembatan kayu setapak menjadi terlihat sangat indah dan karena udara pada malam hari tidaklah panas kalian lebih bersantai disini untuk melepas lelah.

Indah? Tentu..Artistik? tentu banget

Terjangkau?…So Pasti…Penasaran?…

Jangan nunggu lama lagi guys, yuk cus buruan ngotewe kesana, di jamin harimu akan seru !


* Penulis : Likahawani21 Foto : anto_hio Editor : @kominfobanjarnegara

Nikmatnya Berlibur di Hutan Pinus Buaran “Bukit Ares Pawininan”

Nikmatnya Berlibur di Hutan Pinus Buaran “Bukit Ares Pawininan”

Weekend enaknya jalan-jalan kemana yaa?…..Bingung ?

Eits…….

jangan bingung mau jalan-jalan kemana, sebab destinasi wisata banyak kok di Banjarnegara.
Kalau kalian bosen jalan-jalan di kota yang jalanannya rame dan cuacanya panas, dan  pengin ke tempat wisata yang sejuk, damai, jalanannya sepi dan masih di pedesaan…. Ada !!

Bagi kalian yang bertempat tinggal di kota dan liburannya paling nongkrong di café atau ke tempat (yang katanya gaul) gitu, pasti kalian penasaran gimana rasanya liburan di daerah wisata pegunungan.
Yuk sekali-kali kita hunting foto atau liburan di tempat wisata yang ada di desa, biar bisa merasakan indahnya pegunungan dan bukit yang masih asri alamnya dan masih seger udaranya…… tentu saja karena tidak terkontaminasi dengan asap kendaraan dan jiwa jiwa yang … ah sudahlah ……

so, sini aku kasih tahu salah satu spot wisata recommended yang menyajikan keindahan alam pegunungan dan bukit di Banjarnegara itu.

Lokasi yang aku maksud itu bernama  “BUARAN” atau Bukit Ares Pawinian. Terletak di Desa Pekandangan Kec. Banjarmangu, wisata bukit ini merupakan wisata baru lho, jadi masih banyak yang belum tau dan familiar mengenai wisata bukit ini. Jadi yuk kita kesana dan bantu viralkan biar makin dikenal oleh banyak orang.

Wisata Bukit Ares Pawininan ini merupakan bukit yang berada di bawah gunung pawinian, bukit ini dihiasi oleh background ratusan pohon pinus yang tinggi menjulang. Banyaknya pohon pinus ini membuat bukit Buaran ini memiliki udara yang sangat sejuk, selain itu ada wangi wanginya gitu gaes. sebab di bukit ini juga memiliki tanaman- tanaman bunga l akan memanjakan bodi, hidung dan mata kita hihi…

Gimana ? tertarik ?

Sekedar saran, kalau kesini usahakan sambil bawa bekal sendiri terus pasang tikar. Dijamin deh makin betah berlama-lama di bukit BUARAN ini. Bukan apa apa sih, kalau kita bawa bekal sendiri masalah kebersihan dan nilai gizi makanan yang kita bawa kan bisa terkontrol sendiri….. daripada beli…… halah…..
Bagi sebagian orang, Makan di tengan hutan pinus merupakan pengalaman baru dan dijamin akan semakin nikmat kalau bareng sama keluarga, atau teman se geng, atau pacar, atau selingkuhan …..eh

Kalaupun kita nggak bawa tikar,  di Bukit ini tersedia beberapa joglo yang bisa digunakan untuk tempat duduk bareng keluarga, dengan kursi-kursi berjejer panjang yang terbuat dari kayu pinus yang menjamin keasrian lingkungan. Harga tiket masuk pun sangat murah gaes, cuman 5000 rupiah saja. nah lho…….

Sampai saat ini, Bukit Buaran ini sudah cukup banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal yang sekedar bersantai sejenak ataupun meluangkan waktu untuk nge-camp !

Camping disini pasti luar biasa enak deh. sebab paginya bakal merasakan betapa sejuknya bangun pagi berada di tengah hutan pinus ditambahnya kicauan burung yang saling bersautan yang tentu akan menjadikan pengalaman tersendiri bari kita semua….

Oya, di Bukit BUARAN ini…… masih ada lagi satu spot penting yang sayang untuk  dilewatkan. yaitu Air terjun alias Curug (kalo kata orang sini). Keren banget lho. Sumpah ……

Tapi untuk mengunjungi curug ini kita harus berjalan kaki dari Bukit Buaran naik ke atas gunung Pawinian, sekitar 15 menit nanjak lah pokoknya….walaupun lelah tapi sesampainya disana rasa capek akan tergantikan dengan kekaguman akan keindahan dan kejernihan air sungainya. Yakin……

By the way, aku kasih satu rahasia yaa………di Bukit Buaran ini lagi ada proses pembangunan café guys

Bayangin aja, gimana sih rasanya ngopi ditengah hutan. udah tempatnya instagramable bange, cuacanya juga sejuk, banyak spot ngopi dan hunting foto…… dijamin makin betah hihii…….

Terakhir, inget kata mas mas penjaga parkiran,

 ” Buanglah kegundahan, kegelisahan, dan kelelahan dengan melepas penat sejenak di Bukit Ares Pawinian ya ……..”

Selamat liburan …… hihihihi ………..

Mau berkunjung ke sini ? cek DISINI

* Text dan Foto by umulfaidah Foto tambahan : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Wisata Rohani di Masjid Agung An Nuur Banjarnegara

Wisata Rohani di Masjid Agung An Nuur Banjarnegara

Sebelumnya kalian tau kan kota gilar gilar itu julukan untuk kota apa?

Ada yang belum tau? Yaelah masa ngga tau sihh!

Nih aku kasih tau, kota gilar gilar tu julukan untuk kota Banjarnegara. Iyap Banjarnegara kota yang terkenal dengan Dawet ayu, kota yang terkenal sentra buah salak, kota yang terkenal dengan pengrajin keramiknya, kota yang terkenal dengan makanan khasnya seperti buntil, combro, onde onde dan.. pokoknya masih banyak lagi dehh. Hehee..

Kenapa sih, Banjarnegara disebut kota “gilar-gilar”? setiap daerah pastinya mempunyai slogan masing-masing, seperti “Brebes berhias”, “Magelang Gemilang”, “Jakarta Beriman” dan tak terkecuali “Banjarnegara Gilar-gilar”. Menurut peraturan daerah tingkat II Banjarnegara Nomer 21 Tahun 1990 tentang semboyan kehidupan masyarakat merupakan slogan yang mewakili Sembilan aspek kehidupan mencerminkan cita-cita kota Banjarnegara, aspeknya meliputi  Bersih, Tertib, Teratur, Indah, Aman, Nyaman, Tentram, Sopan, Sehat”.

Selain itu, menurut masyarakat Banjarnegara, makna dari kata “gilar” sendiri adalah bersih dan rapi. Sedangkan arti frasa “gilar-gilar” mempunyai makna kemakmuran. Jadi semboyan tersebut mewakili tujuan kota Banjarnegara yaitu demi mencapai kemakmuran masyarakatnya.

Trus kalian pernah ngga sih berkunjung ke pusat Kota Banjarnegara? Kalau pernah, pasti sejauh mata memandang  disuguhi pemandangan yang asri dengan pepohonan yang rindang dan monumen pikulan dawet ayu yang menjadi iconic kota ini. Selin itu tak kalah kerennya bangunan masjid yang ada dipusat kota.

Yapps, Masjid Agung Annur Banjarnegara, tampil nan elok dengan perpaduan dua gaya arsitektur; Arsitektur masjid modern dengan bangunan beton berkubah setengah bundar, bangunan utamanya masih mempertahankan bentuk bangunan masjid tradisional khas Indonesia dengan atap limas bersusun tiga, ditambah dengan satu bangunan menara terpisah dari bangunan masjid.

Masjid Agung Annur merupakan Masjid agung bagi kabupaten Banjarnegara yang berada di ruang jalan KH Ahmad Dalan no.07 Kauman, Banjarnegara, provinsi Jawa Tengah. Masjid agung ini pertama kali dibangun sekitar tahun 1865, semula berupa masjid kecil dengan ukuran 10 x 15 meter, melalui beberapa kali renovasi dan di perbesar bangun hingga ke bentuknya seperti saat ini yang megah nan artistik.

Letak Masjid Agung Annur Banjarnegara ini berada di sisi barat alun alun Banjarnegara, berseberangan dengan kantor Bupati Banjarnegara, berada di sisi timur alun alun. Posisinya yang berada di pusat kota menjadikan masjid ini tak hanya sebagai masjid tertua dan terbesar namun juga sebagai masjid utama di kabupaten Banjarnegara.

For your info, orang nomer satu di Indonesia, bapak presiden Joko Widodo bersama rombongannya pernah menunaikan sholat Jum’at di masjid Agung Annur Banjarnegara ini. Kala itu beliau sedang melakukan perjalanan darat dari kabupaten Banyumas dalam rangkaian kunjungan kerja beliau ke provinsi Jawa Tengah.

Selain itu di bulan suci romadhan, Masjid Agung Annur Banjarnegara ini biasanya menggelar Kampung Ramadhan Kauman (KRK). Kegiatan ini digelar di sepanjang Jalan KH Ahmad Dahlan halaman Masjid Agung Annur Banjarnegara. Dimeriahkan berbagai acara, termasuk bazar takjil dan para UMKM Banjarnegara, juga menggelar lomba-lomba, mulai dari menggambar untuk anak usia dini, busana muslim, fotography, hingga lomba tek-tek religi. Uhh cocok banget nih buat ngabuburit. Pada sore hari juga ada puluhan lapak untuk pedagang kecil. Syurganya pecinta kuliner banget nihh, hehee..

Tak kalah keren suasana malam hari yang begitu indah, sorotan cahaya dari alun-alun dengan lampu lampu yang menyala bergelantungan di pinggiran jalan, dan kemegahan bangunan masjid yang menjulang megah.

 


* Penulis : Khaniffah_Nur Foto : KPFB Editor : @kominfobanjarnegara

Kawah Candradimuka, sisa peningggalan kesaktian Gatotkaca di dunia

Kawah Candradimuka, sisa peningggalan kesaktian Gatotkaca di dunia

Ada yang pernah dengar cerita tentang kawah yang digunakan buat merendam gatotkaca dalam serial pewayangan jawa gaes ?
Yes…. kawah Candradimuka.

dan tahukah kalian bahwa kawah itu benar benar ada di dunia kita ?

Kudu ……sebab Kawah Candradimuka terletak di Desa Wisata Pekasiran, Kec. Batur, Kab. Banjarnegara lho…..

Memang bener sih, konon kawah ini menjadi tempat yang digunakan untuk memotong tali pusar Gatotkaca saat berumur 1 tahun karena tali pusarnya yang tidak mau lepas. Setelah mengalami beragam kesulitan dan kegagalan, Akhirnya Arjuna mendapatkan petunjuk tentang cara  untuk melepas tali pusar keponakannya itu, yaitu dengan menceburkan Gatotkaca ke dalam Kawah Candradimuka.  Dalam prosesnya, dengan diceburkan Gatotkaca ke kawah itu dia berubah menjadi sakti mandraguna dan jadi salah satu tokoh pewayangan yang paling diagungkan hingga saat ini. Begitu ceritanya……..

Btw, tulisan ini ga akan bahas cerita pewayangan dan gatotkaca itu kok, kali ini yang akan dibahas adalah pesona dari Kawah Candradimuka.

Kawah Candradimuka ini sebenarnya termasuk wisata yang baru dijadiin sebagai tujuan wisata pada tahun 2001. Ada beberapa kawah yang mengumpul di lokasi itu. Namun, hanya ada tiga kawah yang aktif dan uniknya, warna dari kawah ini  terlihat sangat indah, misalnya kadang terlihat biru, kadang abu abu, kadang putih dan kadang seperti kopi susu alias buthek….. do you know what buhtek is ? hihihi …….

Oya gaes, kawah kawah ini bukan kawah yang berasal dari gunung berapi seperti kawah yang lain lho…….  tapi berasal dari retakan tanah dan menghasilkan gas belerang yang cukup pekat namun relatif aman.

Disekitar kawah juga terdapat sumber mata air alami yang dipercaya berkhasiat memberikan efek awet muda, so sekarang banyak dari pengunjung yang berkunjung khusus niat membasuh wajah demi hasil glowing gitu hahaha…

Kawah Candradimuka sering mengeluarkan bau belerang (mirip mirip telur rebus lah ….. kalo belum tahu lagi ya kaya bau kentut anda itu ,…..hahahaha) yang cukup menyengat. Satu hal lagi yang perlu diketahui sebelum diniatin piknik kesini gaes, hawa yang panas dan asap yang sering keluar dari kawah ini kurang cocok deh buat kalian yang lagi nggak fit alias badan yang kurang sehat. Jadi, kalau kalian ingin kesini pastikan badan kalian fit yaa….

Meskipun kawah ini aktif, tapi tidak usah khawatir karena tidak terlalu berbahaya dan bosan. Tempat yang cukup luas memberikan jaminan untuk kalian bisa menyaksikan langsung kekayaan alam lainnya seperti solfatara (gas belerang) yang bisa dilihat dari berbagai sudut dengan jarak yang dekat.

Atau kalo kita ada di atas, Dari celah bukit, kalian akan disuguhi dengan indahnya kawah yang masih aktif yang terletak di bagian bawah yang selalu diselimuti oleh awan yang tebal. So kalian perlu ekstra waspada untuk turun melalui anak tangga biar lebih dekat dengan bibir Kawah Candradimuka ini. Bau belerang yang cukup menyengat juga dikhawatirkan bisa merusak sistem pernafasan lho…… Jadi buat kalian nih yang nggak suka bau menyengat siap-siap pakai masker ya. Tapi, kalau kalian masih penasaran, kalian bisa  menunggu sampai asapnya berangsur-angsur menghilang.

Indah ? Pasti ….. Eksotis ? barang tentu ……

Bikin Penasaran ? Absolutely YES……

Udah, yuk cus buruan kesana ……….

* Penulis : Ade Foto : ngatmow Editor : kominfobanjarnegara

Komunitas “PUSPABARA” (Pelaku Usaha Pariwisata Banjarnegara) resmi terbentuk

Komunitas “PUSPABARA” (Pelaku Usaha Pariwisata Banjarnegara) resmi terbentuk

Pariwisata merupakan sektor yang paling efektif untuk mendongkrak penguatan ekonomi masyarakat, alasannya karena sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan pariwisata ada di kota dawet ayu, dari panorama alam yang indah dengan daya tarik yang apik, ragam seni budaya, hasil industri kerajinan yang khas sampai peninggalan situs bangunan peradaban masa lampau yang menjadi magnet wisatawan. Oleh karena itu semua unsur yang ada di Banjarnegara merupakan bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata.

Selain sumber daya Alam (SDA), sumber daya yang dimaksud Sumber Daya Manusia (SDM) anatara lain kepiawaian dan sinergitas para pelaku dan pengelola usaha pariwisata untuk mendukung tumbuh dan berkembangnya pariwisata Banjarnegara menjadi daerah tujuan wisata di Jawa Tengah.

Kondisi ini memantik para pelaku usaha pariwisata yang tergabung dalam komunitas “PUSPABARA” (Pelaku Usaha Pariwisata Banjarnegara) yang belum lama ini telah terbentuk yang beranggotakan dari beberapa unsur antara lain Pengelola Daya Tarik Wisata (DTW), Biro Perjalanan Wisata (BPW), unsur perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Pusat Oleh-oleh Banjarnegara, Operator Jeep wisata dan pelaku usaha hiburan, telah menggelar Silaturahmi Komunitas Puspabara yang dihadiri Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabid Kelembagaan dan SDM, di saung bambu D’Joss Rafting Sigaluh Banjarnegara, Kamis, 17/12/2020.

Kadisparbud Banjarnegara, Drs. Agung Yusianto, M.Si , dalam pertemuan tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus memberi stresing pada Puspabara.
” Saya mengapresiasi atas semangat teman – teman para pelaku usaha pariwisata Banjarnegara dengan terbentuknya PUSPABARA, temen-temen semua harus bisa merumuskan action kegiatan yang nantinya akan dilaksanakan. yang perlu diingat sauadara sekalian bermain di dunia bisnis namun saya minta jangan egois. ujarnya”.

Agung Yusianto juga mengajak para anggota Puspabara untuk memperkenalkan semua potensi pariwisata termasuk produk – produk pariwisata Banjarnegara dan mengenalkan akses ke Dieng Banjarnegra melalui jalur baru lewat Plipiran Limbangan – Pagentan – Batur disamping jalur Karangkobar – Pejawaran – Batur.

PUSPABARA di nakodai Fajar Sodik dari unsur Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dalam perbincanganya menyampaikan rasa optimis untuk meramaiakan pariwisata Banjarnegara.

“Walaupun PUSPABARA masih baru namun semangat temen – temen pelaku usaha pariwisata Banjarnegara mempunyai tekad akan memajukan pariwisata Banjarnegara dan akan ikut andil dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banjarnegara, seperti yang tertuang dalam misi Puspabara yaitu sinergitas antar pelaku usaha pariwisata dengan dinas terkait untuk memajukan dan memasarkan potensi wisata Banjarnegara. Dan semoga dengan beranggotakan 30 orang dan masih dilakukan pendataan, dari beberapa unsur pelaku usaha pariwisata yang kurang lebih  ada 150 – 200 orang anggota, cita cita tersebut bisa segera terwujud ” ujarnya.

Libas dan Habiskan! (Jeep Adventure Dieng)

Libas dan Habiskan! (Jeep Adventure Dieng)

Apanya yang dilibas dan habiskan?

Oke sob, aku ajak kamu ke Dieng tapi bukan untuk manjat Si Kunir apalagi ke Prau ya,

Pernah naik Jeep? Iya sob si garang roda empat yang adventuring banget brader… bisa bayangin si Jeep melibas jalan berlumpur? melewati trek bebatuan terjal? atau menerjang sungai? Gokil parah si, siapapun yang naik jadi keren plus gagah banget gituh sob haha.. yang belum pernah naik, tenang….aku ada rekomendasi menarik untuk kalian coba nih sobat ogut..

Itulah kenapa ku katakan Libas dan Habiskan because si Jeep ini bisa melewati semua rintangan itu dengan mudah, tentunya dengan driver yang sudah pro dan tidak kaleng-kaleng dong…

Pernah denger pepatah “satu kali dayung, dua tiga pulau terlampaui?” pinter-pinter banget emang antum.. Jadi bener banget nih, maksud pepatah diatas aku mau kasih tau soal Jeep Adventure yang ada di dataran tinggi Dieng. Loh ada ya? Ada laahh brader pake serius nih..

Memilih Jeep sebagai alternatif liburan itu adalah pilihan tepat sob, naik Jeep akan memberikan sensasi rileks karena kamu akan melepaskan hormon adrenalinmu. Kok bisa? Bisa lah, kamu akan teriak, tertawa lepas, kadang juga tegang, jadi semua emosi keluar nih.. Dalam satu kali trip adventure naik Jeep ini, kamu bisa sekalian keliling dibeberapa wisata Dieng sekaligus, Whoaa mantep to?

Untuk kamu yang pengen liburan tapi cuma punya waktu yang singkat, butuh sesuatu yang cepat tapi sudah bisa kemana-mana? Sekarang banyak sekali penawaran trip singkat dari Dieng termasuk paket wisata offroadnya, kamu bisa searching dan cari informasi terkait paket wisatanya yaa.., banyak sekali penawaran trip yang bisa disesuaikan dengan isi kantongmu. Solusi cepat liburan nge-press salah taunya dengan menggunakan Jeep ya sob. Paket wisata offroad menggunakan Jeep udah hipe abis disini, kenapa? Aku kasih tau nih…

Membahas soal Dieng memang tidak pernah ada habisnya ya sob, selalu ada inovasi baru yang muncul dari wisata dataran tinggi ini. Biasanya nih yang sering banget nge-Jeep paling kangen sama guncangannya yekan? Rasanya ada yang kurang kalau tak berguncang gitu sob Haha.. Paket wisata offroad menggunakan Jeep adalah solusi buat kamu yang suka memacu adrenalin, pasalnya kamu akan dibawa keliling Dieng tanpa harus capek (..kan disetirin abang driver..), dengan tentunya melewati trek yang gak biasa dong, trek kasar berbatu, lumpur, jalanan terjal, jalan sempit dan sekaligus bisa liburan ngeksis.. ajib pokoknya.

Jangan lupa siapkan gadget dan kamera kerenmu untuk mengabadikan moment yaa..karena selama perjalanan kamu akan dibuat greget! >.< oke langsung saja kita berangkat…

Start poin Jeep akan dimulai dari kawasan Kawah Sikidang yang terkenal dengan belerang atau sulfurnya. Disediakan juga area rebus telur langsung dari kawah panas Sikidang, behh mantap kaka..tentu saja medan bebatuan dan lumpur akan ikut menyambutmu. Baru pertama sudah kotor-kotoran yekan.. berani kotor itu baik sob, ingat.

Berlanjut ke Telaga Dringo dengan jalan yang berbatu alias mbradul yang memberikan sensasi terguncang haha, sobat ogut demen banget yang begini nih..

Jalan selanjutnya menuju Kawah Candradimuka nih sob..konon katanya disini adalah tempat berendam tokoh pewayangan Gatot Kaca yang sakti mandraguna serta punya julukan si “otot kawat balung wesi” (otot kawat, tulang besi). Kamu mau coba berendam juga? Jangan, ya! Selain terkenal karena itu, medan yang disajikan cukup terjal dan susah. Bebatuan kecil yang acak dan jalan yang berlubang menambah hati rasanya ngeri-ngeri sedep, bhahahaaa… oke lanjut! Setelah dari Candradimuka, Jeep akan lanjut membawamu ke Jalatunda, ini adalah sumur raksasa dengan airnya yang hijau. Kenapa sumur? Yaa karena cekung ke dalam dan kita melihatnya dari ketinggian jadi nampak seperti sumur gitu kali yee.., padahal mungkin ini semacam telaga. Mitosnya nih sob, barangsiapa melempar batu ke dasar sumur dengan batas yang ditentukan maka keinginannya akan terwujud, walaahhh mau coba?

Selanjutnya Jeep akan menuju Kawah Sileri, kawah aktif terluas milik Dieng dan masih sering meletus dengan kepulan asap putih yang keluar dari kawah. Sekali tergelincir, kamu bisa game over wkwk.. ngeri yaa? Kita harus tetap berhati-hati sob..

Sebagai garis finish kamu akan sampai di Telaga Merdada. Telaga atau Danau ya sebutnya? Liat sendiri aja deh.. Perbukitan di sekelilingnya membuat pemandangan terasa menyejukkan kalbu haha..

Itu dia perjalanan trip yang akan kamu dapat ketika memilih Jeep sebagai alternatif liburan singkatmu. Perlu jadi catatan yaah brader ogut, trip perjalanan dan fasilitas yang akan kamu dapat bisa saja berbeda sesuai dengan paket wisata yang sudah kamu pilih dan disediakan dari pihak tour yaa..

Hokayy.. sudah bisa dibayangkan treking ala-ala MTMA? bagaimana serunya menunggang Jeep dengan medan terjal menguji nyali sekaligus bercengkrama dengan keindahan alam Dieng yang disuguhkan kepadamu? Siap untuk liburan keren? Kalo aku sih hayuk lah pokoknya.. salam mbolang!

Berminat ? cus aja ke titik startnya di SINI ya

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : ngatmow Editor : kominfobanjarnegara

Kawah Sileri, Cantik Tapi Juga Ngeri

Kawah Sileri, Cantik Tapi Juga Ngeri

Kawah Sileri merupakan kawah yang terluas di Dieng, kawah ini terletak di desa Kepakisan, Kec. Batur, atau lebih tepatnya di lereng barat Gunung Pagerkandang, Kawah ini merupakan kawah yang paling aktif dan juga paling berbahaya di Dieng lho gaes.  Sebagai bukti, mungkin dari kalian sudah tahu atau minimal pernah denger kalau Kawah Sileri ini pernah meletus pada tahun 2018, tapi untungnya nggak ada korban jiwa satupun waktu itu. Selain tahun 2018 itu, Kawah Sileri ini juga sudah pernah meletus pada tahun 1956, 1964, 2003, 2009 dan 2017 ….. Nah………Namun begitu, meskipun berbahaya, tapi masih banyak orang yang datang untuk menikmati kecantikan dan pemandangan kawahnya yang indah lho.

Kenapa kawah ini diberi nama Kawah Sileri?

Menurut cerita warga Dieng, Sileri berasal dari kata Leri.  Kalian tahu Leri ?

ya……. air cucian beras yang berwarna keruh. Dan dari kawah ini mengalir air yang berwarna keruh seperti Leri itu ……  sehingga oleh masyarakat di sekitarnya  kawah ini diberi nama Kawah Sileri.

Di sekitar kawah suasananya hangat karena uap yang muncul dari kawah lho. Uap panas ini adalah gejala-gejala aktivitas vulkanis, uap panas yang berwarna putih keabu-abuan yang keluar inilah yang menjadi daya tarik wisata Kawah Sileri. Kalian bisa menyaksikan uap panas yang sangat luas, serasa seperti sedang di negeri atas awan. Oya, perlu kalian tahu bahwa Air mendidih yang ada di permukaan dan disertai uap panas itu terjadi karena di dalam perut bumi dimana sedang terjadi aktivitas vulkanik. Tapi beda cerita ya guys sama kawah sikidang yang bisa kita manfaatin merebus telur, di Kawah Sileri ini kita tidak disarankan untuk mendekat terlalu dekat. Karena letupannya yang tidak terduga dan sangat berbahaya…… kaya kamu ….. wkwk…….

Di sekeliling kawah kita bisa menemukan pemandangan alam  yang masih sangat alami, dimana bukit tinggi menjulang dan hutan pinus yang asri, dan di kejauhan tampak juga lahan pertanian milik para warga sekitar.

Jika kalian ingin pergi kesana, kalian bisa datang sekitar jam 6 pagi karena ada pemandangan yang cukup langka dan nggak boleh dilewatkan. Saat pagi hari uap panas seperti masih menempel di permukaan kawah, lalu kalian tunggu hingga uap itu akan sedikit demi sedikit terpisah dengan permukaan air. Hal ini disebabkan karena sinar matahari yang menyinari kawah ini…….wow banget pokoknya ……

Kawah yang luasnya sekitar 4 ha ini bisa ditempuh 15 menit saja dari poros Dieng dengan jarak 7 km, di sepanjang perjalanan kalian akan melihat banyak asap karena disekitar desa yang dilewati ada pengeboran yang digunakan untuk kepentingan Pembangkit Listrik tenaga Uap ( PLTU ).  Dengan menggunakan kendaraan, kita bisa menikmati segarnya udara pegunungan dengan pemandangan yang super istimewa. Oya, kalau kalian menemukan pertigaan cek papan penunjuk arah. Kemudian ambil arah ke pemandian D’Qiano ya …. sebab kalau ambil jalan yang salah, pasti akan terjerumus ke dalam dosa…… eh…..

Nggak ding ……

Sesampainya di bukit (tepat diatas pemandian D’Qiano) sekaligus tempat parkir kawah,  kita akan merasakan hawa yang sejuk, segar namun terasa agak kering. Tapi itu bukan masalah kok, sebab Dieng emang gitu hehehe ………..bagi kalian yang ingin mendekat ke kawah tidak perlu khawatir karena sudah disediakan tangga dari beton yang berjejer membelah lahan pertanian penduduk, dan kalian akan sampai di gazebo yang dibangun oleh pemerintah untuk beristirahat.

Nah, kalau kalian ingin lebih dekat lagi bisa menuruni sedikit jalan dan bisa sambil berfoto  dengan background asap tebal yang pastinya ciamik untuk foto-foto.

Satu hal lagi, untuk berkunjung ke Kawah Sileri ini, tidak dipungut biaya apapun lho. GRATIS ……. menarik kan …… ayo, cus kesana sekarang …….

* Penulis : titaa.cy. Foto : KPFB Editor : @kominfobanjarnegara