Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id

Ondol, Kuliner Legend yang Tetap Juara

5 Agustus 2020

Jalan-jalan ke suatu tempat memang kurang lengkap jika tidak mencicipi makanan khasnya,  jika kita datang ke Banjarnegara sangat kurang apabila belum menikmati beberapa makanan khasnya yang terkenal legend yaitu ondol. Ondol adalah salah satu kuliner khas Kabupaten Banjarnegara yang tak lekang oleh zaman. Disebut ondol karena bentuknya yang bulat-bulat, maka oleh masyarakat setempat dinamakan Ondol-Ondol yang berarti Bulat-Bulat.

Ondol atau yang lebih dikenal dengan ondol-ondol merupakan makanan ringan yang terbuat dari bahan singkong yang di parut lalu di beri bumbu dan di goreng hingga kering. Ondol dapat kita jumpai di pasar tradisional di seluruh Banjarnegara.

Biasanya dalam penyajianya Ondol dibentuk seperti bola disajikan dengan ditusuk seperti sate yang disusun lima sampai enam. Selain disajikan dengan cara ditusuk seperti sate, biasanya Ibu-Ibu yang membuat ini untuk dikonsumsi sendiri, disajikan dengan tidak ditusuk dengan lidi melainkan dibiarkan dengan bentuk bola.

Ondol-ondol ini biasa dijual Rp1.000 pertusuk, dan dipasarkan bersama dengan jajanan tradisional lainnya. Selain di pasar, camilan ini juga menjadi menu wajib bagi anak-anak sekolah.

Harganya yang murah menjadi alasan ondol-ondol digemari dari berbagai kalangan, selain harga murah ondol-ondol juga bisa mengenyangkan karena terdapat karbohidrat pada singkongnya. Dari segi rasa, Ondol tidak kalah dengan makanan yang lainya, ia gurih dan enak. Ondol-ondol sangat cocok dimakan untuk menemani minum teh di pagi atau sore hari, juga bisa dimakan untuk cemilan saat sedang santai bersama keluarga.

Cara membuat ondol sangat mudah dan praktis. Singkong dikupas kemudian dicuci bersih dan diparut, setelah diparut peras parutan singkong tersebut. Setelah parutan singkong itu agak kering maka dikasih garam dan aduk merata dan menjadi sebuah adonan.

Setelah itu adonan tadi dibentuk bulatan-bulatan seperti bola. Langkah selanjutnya adalah panaskan wajan yang berisi minyak mendidih dan masukan ondol tadi ke dalam wajan yang sudah panas. Goreng ondol tersebut sampai kuning keemasan, gunakan api sedang saat menggoreng, agar ondol-ondol tersebut tidak gosong.

* Penulis : Bella Rista Safera. Foto : imamurrozaq Editor : @kominfobanjarnegara

Artikel Terkait

KOMENTAR

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *