Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id

Parak Iwak Banjarnegara Tingkatkan Sumber Kehidupan Dalam Sektor Perikanan

27 Juli 2020

Tidak hanya terkenal dengan wisata adrenalin arung jeram di Sungai Serayu, ataupun dataran tingginya yaitu Dieng yang begitu mempesona, Banjarnegara juga dikenal dengan meriahnya gelaran berbagai festivalnya. Salah satunya adalah Festival Serayu. Dalam Festival Serayu setidaknya terdapat 15 rangkaian acara budaya yang sangat menarik dan sayang untuk dilewatkan, dan dari sekian banyak acara tersebut, Parak Iwak adalah primadona. Hal itulah yang mendasari mengapa Parak Iwak dijadikan sebagai penutup dalam rangkaian acaa festival ini.

Meskipun Serayu terkenal dengan arus sungainya yang cukup deras, hal tersebut tidak mengurungkan niat para warga untuk ikut berkontribusi meramaikan event luar biasa ini. Ribuan warga Banjarnegara dan sekitarnya tumpah ruah untuk ikut serta dalam event Parak Iwak yang diselenggarakan oleh Pemerintah Banjarnegara.

Siapa sih yang mau ketinggalan dengan datangnya event budaya satu ini. Selain dapat meningkatkan keharmonisan warga Banjarnegara dengan mempertemukan mereka dalam satu event budaya besar yang sudah pasti mengundang banyak animo masyarakat dari seluruh elemen, event ini diselenggarakan bertujuan sebagai budidaya perikanan untuk meningkatkan sektor perekonomian perikanan di sungai dan sekaligus mengetuk hati para warga untuk simpati serta peduli terhadap kelestarian dan ekosistem perairan. Keren sekali ya, selain berwisata kita juga dapat memetik nilai atau arti penting daripada adanya event tersebut.

Prosesi Parak Iwak akan diawali dengan Kirab Parak Iwak. Kirab tersebut diikuti oleh beberapa elemen masyarakat baik dari sesepuh adat maupun muda mudi ikut serta didalamnya. Event Parak Iwak biasanya menjadi acara puncak atau penutup dari rangkaian acara Festival Serayu Banjarnegara. Namanya juga Festival Serayu pasti “nyemplung” sungai dong…

Event ini begitu menarik perhatian dan sangat sayang untuk dilewatkan, sebab apa? Disini warga masyarakat bisa merasakan euforia (kemeriahan) yang dikemas secara tradisional dengan paduan unsur budaya mengiringi jalannya prosesi Parak Iwak. Begitu menarik bukan?. Selain itu, kegiatan tersebut dapat diintegrasikan sebagai sektor pariwisata dan budaya di Banjarnegara.

Dalam acara tersebut terdapat prosesi pelepasan puluhan ribu kilo ikan dalam beberapa jenis untuk kemudian menjadi serbuan tangkapan oleh para warga yang sudah stay di Sungai Serayu. Berbagai cara mereka lakukan untuk menangkap ikan-ikan tersebut, ada yang menggunakan jaring atau jala layaknya nelayan, adapun yang memakai alat ala kadarnya seperti kaos yang mereka kenakan (tentunya bagi kaum laki-laki).

Perlu diketahui bahwa event Parak Iwak yang diselenggarakan oleh Pemerintah Banjarnegara adalah event dua tahunan jadi tidak bisa dinikmati setiap satu tahun sekali yaa.. dan yang menjadi pertanyaan disini adalah, kapan terakhir kali event ini berlangsung? dan kapan akan digelar kembali? Bagaimana kelanjutannya?.

Mengingat saat ini kita sedang dalam kondisi waspada pandemi Covid-19 tentunya hal tersebut akan mempengaruhi beberapa sektor pariwisata dan pelaksanaan festival budaya di Banjarnegara khususnya termasuk Festival Serayu ini. Event tersebut akan mengundang banyak sekali warga masyarakat baik dari dalam maupun luar kota Banjarnegara. Tentu saja hal demikian akan menimbulkan kekhawatiran terkait pelangsungan festival, karena ditakutkan akan semakin memperluas penyebaran virus Corona yang akan merugikan seluruh elemen yang turut serta didalamnya.

Untuk itu belum ada informasi pasti terkait pelaksanaan kembali Festival Serayu ini. Dihimbau kepada masyarakat Banjarnegara khususnya untuk bersabar sampai ada informasi resmi dari Pemerintah Banjarnegara terkait hal tersebut.

Penting untuk kita semua fahami bahwasannya ada atau tidak, diselenggarakan atau tidak Festival Serayu ini, ditegaskan bahwa nilai penting yang harus diambil adalah tentang pelestarian ekosistem perairan yang harus tetap berjalan. Pelestarian sungai dan rantai kehidupan didalam sungai harus tetap lestari mengingat warga masyarakat juga yang akan memanen apa yang sudah alam sediakan untuk kita.

Mari kenalkan Banjarnegara dari pariwisatanya, kulinernya, dan wisata budayanya serta hal lain yang akan meningkatkan perekonomian Barjarnegara. Dibutuhkan kerjasama dari seluruh elemen masyarakat agar Banjarnegara menjadi daerah yang selalu “ngangenin” untuk dikunjungi kembali.

Penulis : Dinda Zhalia Kristi

Foto : Ngatmow Prawierow

Editor : @kominfobanjarnegara

 

Artikel Terkait

KOMENTAR

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *