Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id
Yuk! Berwisata Ke Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo

Yuk! Berwisata Ke Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo

Saat weekend datang pastinya kalian gabut kan dirumah, nah untuk mengatasinya mending quality time deh bareng keluarga, teman, sahabat, pacar, gebetan, atau mantan hehe…

buat kalian yang ada di Banjarnegara dan sekitarnya, nggak perlu jauh-jauh kok buat quality time, sebab di Banjarnegara sendiri ada satu rujukan wisata yang menarik dan edukatif. Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo,  yes it is ……. pastinya udah nggak asing kan ditelinga kalian?

Mungkin sebagian besar dari kita lebih mengenalnya sebagai Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS) yang mana masih berada di bawah naungan Dinas Pariwisata,  tapi semenjak berubah menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tempat ini  berganti nama menjadi Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo….. lebih modern, nyeni dan kekinian kan……..

Berbicara sejarah, Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo didirikan pada tahun 1997 yang diresmikan oleh alm. Bapak Jend. TNI (Purn) Soesilo Soedarman. Jadi kalau dihitung hitung, sampai sekarang Serulingmas Banjarnegara Interacive Zoo sudah berumur 23 tahun, dan hari ulang tahunnya jatuh pada setiap tanggal 21 Agustus. Dengan luasnya yang kurang lebih mencapai 5 Ha, di dalamnya ada sekitar 46 jenis satwa dengan jumlah sekitar 179 ekor. Terdiri dari kelas aves, mamalia, dan juga reptil. Dan satwa yang jadi favorite disini  (minimal sampai saat ini ) adalah Harimau Bengala……

Mungkin banyak yang bertanya kenapa kok ada istilah Interactive Zoo nya…… jadi begini gaes, di Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo ini semua pengunjung diajak untuk ikut aktif dalam mencari informasi mengenai hewan yang mereka lihat dengan cara melakukan scan pada barcode yang sudah disediakan. Barcode itu akan menuntun pengunjung pada sebuah aplikasi khusus yang menjelaskan secara detail mengenai hewan tersebut (selain apa yang sudah tertulis di papan, di setiap kandang)…… begitu……

Karena lokasinya yang  berada di pusat kota Banjarnegara, kalian yang ingin kesini cukup butuh waktu 5 menit dari alun alun untuk sampai ke sini.Nah kalau yang dari luar kota dan menggunakan angkutan umum, kalian bisa turun di tugu dawet ayu alun alun untuk kemudian menggunakan jasa ojek  offline maupun online yang banyak mangkal disitu. Jangan khawatir gaes, ongkos ojek sekali jalan dari situ ga sampai 10 ribu kok. Gampang dan murah kan ?

Di Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo kalian nggak cuma melihat satwa aja guys, banyak wahana keluarga yang bisa kalian nikmati kok. Ada Oemah Terwelu, Kereta Mini, Kereta Listrik, Sepeda Melayang, Komidi Putar Kapal, Bioskop 3D, Flying Fox Anak, Mini Helicopter, dan Play Ground Kids. Dan untuk itu kalian cukup merogoh kocek sebesar  Rp. 8.000 sampai Rp. 10.000 aja, cukup terjangkau kan apalagi kalau lagi bokek hahaha…

Untuk fasilitas umumnya sudah cukup lengkap lho gaes…….. pastinya ada toilet yang cukup bersih, zona santai yang bisa kalian gunakan untuk rebahan atau santai sejenak di atas rumput sintetis, bagi kalian yang ingin berenang disini ada kolam renang yang terdiri dari 3 kolam renang, jangan khawatir kalau kalian ingin melaksanakan ibadah sholat disini disediakan mushola.

Oh iya, Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo juga sering mengadakan event mingguan, bulanan, dan juga tahunan. Event mingguan diadakan setiap hari minggu Musik Minggu Pagi namanya, kalian bisa menyaksikan perform band atau dangdut asyik nih buat bergoyang hihi. Lalu event tahunan dan khusus misalnya  Imlek, diadakan fashion show dan kalian bisa mengikutinya.

Pada pandemi kali ini Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo sempat tutup saat bulan Maret sampai bulan Juli dan buka lagi bulan Agustus, tapi tenang kalian nggak perlu khawatir karena sudah disediakan tempat cuci tangan dan kalian juga akan diperiksa suhu badan sebelum masuk ke tempat wisata, jadi kalian juga harus tetap mengikuti protokol kesehatan yaa.

Selama pandemi ini Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo tidak ada pemasukan sama sekali, jadi mereka mencari donatur untuk memenuhi keperluan satwa dan kebutuhan lainnya. Sampai saat ini jumlah donasi yang sudah terkumpul sekitar Rp. 250 juta lho…. Oh iya kalian yang masih sekolah atau mungkin kerja kalian bisa datang dengan membawa rombongan, karena disini ada harga special untuk kalian kalian yang membawa rombongan sekolah atau rombongan umum. Untuk harga tiket masuk saat weekdays sebesar Rp. 15.000, saat weekend Rp. 20.000, untuk tanggal merah atau libur sekolah Rp.25.000.

Yuk ke Serulingmas Banjarnegara Interactive Zoo sekarang……..

 

* Penulis : titaa.cy. Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Mie Murah Kekinian? Ya Mie Ayam Hotplate Roso !

Mie Murah Kekinian? Ya Mie Ayam Hotplate Roso !

Senang sekali bisa kembali menyapa sobat kulinerista yang sudah saya rindukan..aseekk

Yuk kita review salah satu top kuliner Banjarnegara yang d’best dan sayang untuk kamu lewatkan..

Terletak di Jl. Raya Petambakan Dua, Petambakan, Madukara, Banjarnegara… ada salah satu tempat makan andalan semua kalangan pecinta kuliner yang wajib untuk disambangi. Yoi Sob, Mie Ayam Hotplate Roso.

Yuk Kepoin!

Berdiri sejak dua tahun terakhir, Mie Ayam Hotplate Roso tidak pernah sepi pembeli sekalipun hari libur ya sob.. bermodal pengalaman bekerja di Bandung selama kurang lebih dua tahun di tempat makan, Mujiono si owner Mie Ayam Hotplate sudah mantep untuk membuka usaha sendiri. Kini usahanya sudah membuka cabang di area Ajibarang, Wonosobo dan Banjarnegara.. mantep to…

Kalau ditanya soal ide, Mujiono berpendapat kalau ia berbekal pengalaman bekerjanya waktu dulu. Ehhh.. ternyata setelah ia membuka tempat makannya sendiri peminatnya banyak lho sob.. memang kadang kita harus membawa keunikan dari daerah tetangga yaa untuk ide usaha bisnis kuliner seperti pak Muji ini.. Lanjutkeun!

Peminat si Mie Ayam Hotplate tentunya dari segala generasi yaa Sob.. mulai dari anak-anak, dedek-dedek gemeshh, remaja unyu-unyu, Anak Baru Gede (ABG), bapak, ibu, tua, muda….. semua boleh datang icip-icip disini.

Mie Ayam Hotplate Roso buka pukul 10.00 pagi sampai 21.00 malam ya Sob, jadi jangan khawatir kehabisan karena tempat makan ini punya waktu senggang sambil menunggu kamu selesai dari sekolah dan pekerjaan yang menahanmu Hihi..

Sobat kulinerista yang bingung dan bertanya-tanya “kalo kesana ternyata pas tutup gimana dong?” Yaelah tenang aja.. Tempat makan ini buka every day alias setiap hari termasuk pada hari libur dan tanggal merah. Wah para pencari nafkah yee.. Semua demi kepuasan pembeli dong.

Mujiono mengatakan, “tanggal merah justru malah rame” Whoaa mantep tuh.. jadi nggak khawatir mau kongkow dimana gitu kan. Kalo pas tutup berarti owner sedang ada keperluan ya Sob, semoga beruntung.. Hhee.

Omset perhari terbilang cukup dan besar untuk usaha yang masih anyar ini Sob.. itu artinya Mie Ayam Hotplate memang ide usaha menjanjikan yah.

Mujiono juga melayani pemesanan jarak jauh (Delivery Order) via aplikasi food seperti yang kita ketahui sekarang yaa..

Bicara soal Mie Ayam Hotplate nih Sob, jadi makanan ini memang sudah umum sekali kita dengar karena hampir di setiap daerah pasti kita jumpai si Mie Ayam ini. Merakyat gampangnya lah. Tapi soal hotplate-nya mungkin baru beberapa yang mendengarnya..

Mie Ayamnya sama persis dengan yang biasa kalian makan Sob, namun yang unik, Mie Ayam di plating di atas Hotplate yang biasanya kita tahu Hotplate untuk Beef Steak yah.. kemudian ditambah kuah kaldu bening sebagai pelengkap..

Cara menyantapnya pun bikin gemesh nih haha.. Mie Ayam Hotplate yang dihidangkan disiram dengan air kaldu yang tadi sudah disiapkan, Eiit.. jangan semuanya diguyur atau disiram ke Mie Ayamnya yaa, loh kenapa? Kan tanggung tuh..

Sisa kaldu kita seruput sedikit-sedikit disela kita melahap si Mie Ayamnya. Jhahaa gemesh banget yekan.. greget aku dibuatnya.

 

Jangan lupa yang suka pedas bisa tambahkan sambelnya yang super jos bikin mata melotot dan keringat akan perlahan mengucur membasahi wajahmu. Pokoke sambelnya “hah” banget Hihi..

Yang nggak demen Mie Ayam atau bosen sama Mie Ayam yang gitu-gitu aja?

Tenang Sob, Mie Ayam Hotplate hanya bagian dari menu favorit saja ya, masih banyak menu lainnya yang bisa kamu cobain,

Ada Beef Ramen, Chicken Ramen, Sop Ceker Ayam, Batagor, Sosis Tepung Goreng, Kentang Goreng, Pangsit, Mie Ayam Jamur, Mie Ayam Bakso, Mie Ayam Ceker, Mie Ayam Saus Tiram. Minumnya? Jeruk panas/dingin, Teh panas/dingin, Ice Cappucino, dan Lemon Tea… Whooaa macem-macem banget yahh..

Tempat makannya pun nggak kalah kece nih Sob, banyak spot foto kekinian untuk yang suka jeprat-jepret di Smartphone. Warna-warni lukisan di dindingnya menambah betah hati untuk berlama-lama disini. Ada space untuk kamu yang mau duduk lesehan atau duduk di kursi. Dipenak bae Sob (dibikin enak aja).

So, Nunggu apa maning? Datanglah saat senggang yaa,

Yuhh Njajan neng Mbanjar ………

* Penulis + Foto : Dinda Zhalia Kristi Editor : kominfobanjarnegara

Nongkrong asik dengan sajian ala ndeso di Kopi Kebul

Nongkrong asik dengan sajian ala ndeso di Kopi Kebul

Yuk ngopi yuk….

Sobat ogut, yok aku ajak kalian ke tempat nongkrong ndeso di Banjarnegara yang wajib kamu sambangi. Ada satu namanya Warung Kopi Kebul, Lhoo penasaran? Apa yang ngebul ya sob?

Kebul atau Ngebul dalam bahasa Jawa artinya “menguap”. Pernah rebus air kan? Kalo mendidih terus keluar uap putih? nah kira-kira sama seperti itu lah sob haha.. Warung Kopi Kebul terletak di Jalan Raya Kenteng, Stadion Kolopaking Banjarnegara. Bangunan ala Joglo sudra dan pernak pernik barang antik yang unik dan lawas membuat kesan tersendiri bagi para pelanggan yang seolah menghipnotis mata.

Emm….. kira-kira, aku dimana sii kok aku nggak mau pulang ya rasanya betah…. hoho..

konsep seperti ini memang sengaja diusung guna mengangkat budaya tradisional Jawa yang ndeso tapi ciamik banget. Kalian sadar nggak nih sob, bahwa yang seperti ini yang banyak diburu karena bosan sama caffe yang konsepnya modern terus yakaann..

Harga yang dipatok untuk setiap kuliner dan minuman disana dijamin merakyat sesuai kantong pelajar yang masih minta sangu kayak aku hhe.. Soal menu yang ditawarkan juga bikin mbetahi (ngangenin) sama rumah.

Menu tradisional seperti nasi jagung, leye (oyek), nasi putih, nasi beras merah, nasi tiwul ada semua sob. Menu yang lain? ada pepes ikan, pepes jamur, pelesnian sing, ayam goreng bacem, tahu goreng bacem, urab atau kluban komplit dengan ikan asin dan sambalnya yang terbuat dari parutan kelapa, dan yang banyak disukai justru goreng ‘rese’ atau ikan asin. Ceritanya menu the best lahyaa..

Untuk lauk juga tersedia aneka baceman tahu tempe, ikan mujahir, opor ayam kampong, ayam goreng, pecak lele atau lele mangut. Juga tidak lupa aneka gorengan mandoan, pisang goreng kepok, tahu tempe bawang, bergedel.

Aneka sambal disajikan gratis, seperti sambal lombok ijo, sambal trasi, sambal gosrek, sambal tomat. Jangan buru-buru pulang sebelum mencicipi sambal ijonya ya, karena mayoritas pembeli memburu sambal ijo ini. Orang Indonesia suka cabe emang jhahaa.. Pengunjung yang pernah merasakan masakan warung kopi kebul ini dijamin akan kembali ke sini, resepnya bener-bener maknyus di lidah, serasa bernostalgia dengan masakan-masakan simbah dulu. TOP!

Sayuran ala kampung? Ada sob, sayur Lompong, lencak gereh kenci, sayur asem, aneka sayur lodeh, dong gandul, dong telo, sayur rebung, tempe Lombok ijo,sayur jantung pisang, oseng tempe, dan oseng sayuran lainnya yang semuanya memang umum kita makan. So, biar kata nongkrong tapi tetep kayak di rumah. Mantep kan.. wohyaa jelas..

dari tadi ngobrolin makanan mulu ya, oke yang udah seret teggorokannya mari medang (minum).. adapun menu minuman tradisional disini ada kopi, teh manis, jeruk manis, wedang uwuh plus mendoan dan bakwan sebagai pelengkapnya.

Mau camilan ringan? ondol-ondol recommended sob, paling cocok dilahap dengan kopi atau teh panas. Bentuknya yang bulat bak bakso, ditusuk rapi seperti sate makin gampang ditelan hahaa.. Ondol-ondol merupakan jajanan kampung asli Banjarnegara yang terbuat dari singkong.

Rasa-rasanya aku kayak nge-riview karena sangking komplitnya. Laper mak..

Warung yang kabarnya baru dirintisnya pada Februari 2019 lalu ini hampir setiap hari apalagi jam makan siang pasti sangat ramai pengunjung. dan rata rata rombongan orang lapar lho guys. nah bisa dibayangkan saja bagaimana hasil yang didapat Mas Jatmiko selaku pemilik…….

Sekarang kita bahas soal bangunan warung ini ya sob.. sesuai konsep yang diusung yakni Jogloan atau Rumah Joglo.

Rumah joglo merupakan bangunan arsitektur tradisional jawa tengah. Rumah joglo mempunyai kerangka bangunan utama yang terdiri dari soko guru berupa empat tiang utama penyangga struktur bangunan disetiap ujung Joglo serta tumpang sari yang berupa susunan balok yang disangga soko guru.

Susunan ruangan pada Joglo umumnya dibagi menjadi tiga bagian yaitu ruangan pertemuan yang disebut pendhapa (pendopo), ruang tengah atau ruang  pringgitan, dan ruang belakang yang disebut dalem atau  ruang keluarga.

Seiring dengan perkembangan jaman, rumah joglo semakin terkikis dan bisa dibilang langka. Kita ketahui bahwa joglo adalah peninggalan budaya nenek moyang jawa tengah yang harus kita lestarikan dan kita jaga nilai-nilai filosofinya. Kalian masih bisa menjumpai Joglo yang lain, biasanya identik untuk bangunan pendopo pemerintahan daerah.

Whoaa mantap yah.. bicara soal kearifan lokal Jawa memang selalu bikin merinding dan takjub. Keren sob…!

Di kabupaten banjarnegara ada salah satu bangunan Joglo limasan yang sudah beralih fungsi menjadi warung makan. Lokasinya tepat di pinggir sawah, dengan suasana sejuk, view panorama hijau dari pohon-pohon kelapa yang melambai-lambai tertiup angin, dengan latar Gunung yang sangat indah. Ini dia si Warung Kopi Kebul. Asri sekali yaa Tuhan..

Saat ini memang banyak sekali warung makan yang menggunakan bangunan etnik Joglo, bahkan terkesan sangat mewah dengan furniture antik yang menjadi daya tarik pembeli.

Tidak seperti Joglo pada umumnya, Warung Kopi Kebul ini mengusung konsep Joglo yang sangat sederhana sekali, bahkan bisa dibilang joglo dengan strata bawah/ sudra/rakyat jelata. Joglo punya strata sob haha.. ampun yaa…

Konsep yang demikian sederhananya itu tidak lain untuk menarik minat pembeli. Supaya apa? Yaa supaya merasa kembali ke rumah dan betah gitu sob. Kayak kamu yang betah bersama doi yekaann…

Begitu masuk warung kamu akan merasa kembali ke masa lalu. Widiihhh..

Dinding, meja, jendela, semua dari kayu. Lampu gantung yang masih otentik, tiang penyangga dari batu bata, lukisan lawas dan kaca pangilon, spot bambu, rasanya ditarik mundur untuk bernostalgia ke jaman kita masih anak-anak dan terngiang akan ramah dan rasa sayangnya simbah “ngemong” kita dulu. Wong Jowo kudu paham lhoo…

Joglo Warung Kopi Kebul sendiri merupakan Joglo Banyumasan. Sang pemilik yaitu mas Jatmiko membeli Joglo tersebut di kebumen dan membawanya ke Banjarnegara.

Selain joglo itu sendiri, kopi kebul juga mempunyai serambi di samping depan sebagai tempat alternative pengunjung untuk menyantap makanan. Area parkirpun tersedia disana. Jangan khawatir nggak kebagian tempat apalagi bingung parkir kendaraan sob, anggaplah seperti di rumah sendiri dah.. dikepenak bae (dibikin enak saja).

Mungkin kalian bertanya-tanya “darimana kebulnya?” sini-sini aku kasih tau..

Jadi nih sobat ogut, kebul yang dimaksud adalah ciri khas atau keunikan yang disajikan di Warung Kopi Kebul ini yaitu pengunjung bisa merasakan sensasi merokok linthing gratis sembari ngopi dari biji kopi murni arabika gunung lanang, pengunjung juga bisa menikmati rasa tembakau nusantara pilihan. Mantepe pol cuuyy hahaa..

Btw nih sob, linting tau kan?  Itu sob, cara merokok orang jaman dulu yang harus ngebungkus sendiri rokoknya. Setelah tembakau kering dibungkus kertas rokok, baru deh di linting atau digulung.. klasik yah tapi masih trend sampai sekarang.

Selain bisa kongkow ala di rumah, kalian juga bisa menikmati sensasi rokok linting dan kopi yahud-nya.. Lho mantep to..!!

Sebetulnya masih banyak cerita soal warung kopi kebul yang masih ingin aku share tapi mata dah lelah, lain waktu aja ya.. daripada penasaran, wis saiki cuss bae nganah  (otw aja langsung)

Ingat sob,  budaya lokal adalah kekayaan Nusantara yang harus terus kita jaga ya, yang seperti ini kudu diapresiasi dan dipertahankan supaya budaya kita nggak luntur tergerus zaman.

Mau kesana ? cek aja peta ini gaess

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : ngatmow Editor : kominfobanjarnegara

Soping Soto Krandegan – Sotonya Orang Asli Banjarnegara

Soping Soto Krandegan – Sotonya Orang Asli Banjarnegara

Jika anda para pecinta dan pemburu kuliner (apa yaa sebutannya?), sedang berada di daerah Banjarnergara pastikan dirimu tidak lupa untuk mencicipi kuliner khas Banjarnegara yang satu ini. Soto Krandegan! Yes Alright..

Dalam hari-hari menjelang Idul Adha atau hari raya qurban bagi masyarakat muslim tentunya saat ini, pasti banyak diantara kalangan kulinerista, kuliner maniak, kulineria…hahaa tiba-tiba muncul nama-nama itu untuk para pemburu kuliner astaga saya haha.. pasti banyak dari kalian masyarakat muslim sedang melaksanakan ibadah puasa sunnah arafah sehari sebelum hari raya kan? Atau malah sepuluh hari sebelumnya?.

Kenapa ku singgung soal ini, sebab tidak lain tidak bukan, aku sangat ingin sekali pake banget, merekomendasikan Soto Krandegan ini untuk rekomendasi menu berbuka puasamu wahai kulinerista atau apapun sebutannya itulah…

“Selama ini aku bosan karena menu “Soto” sangat umum dimana-mana, aku menginginkan sesuatu yang berbeda yang menggoyang lidahku, menambah selera makanku, dan mendugemkan cacing-cacing di perutku untuk sesuatu yang sangat lezat, apa kiranya wahai kulinerista sekalian?” (seperti itulah kiranya isi pikiranku).

Kenapa umum? Menurutku soto banyak yang tidak asli sekarang,maksudnya asli bukan dalam artian sesungguhnya yaa.. Secara kuliner yang satu ini sudah banyak sekali variannya. Sekalinya ke tempat khusus kuliner yang banyak sotonya, “soto ini lah, soto itu lah”. Macem-macem pokoknya, “soto haji ini soto haji itu” hahaa.. banyak sekali.

Oke yang pasti-pasti saja. Balik lagi ke Soto Krandegan. Mari kita SOPING SOTO KRANDEGAN! Kok malah soping? Bukan soping alias belanja alias njajan alias ngabisin duit alias melancong, bukan itu semua bro. Soping maksudnya “SOTO DAGING SAPI” kenapa kita harus mencobanya sebab soto satu ini legend banget………..

gimana nggak legend, soto ini sudah ada sejak tahun 30-an tapi masih eksis sampe sekarang, lho tua-tua keladi (makin tua makin menjadi) jadi legendaris maksudnya haha…

Yang membuatnya lezat adalah potongan daging sapi, jeroan, dan kuah santan yang kental dengan tambahan taburan bawang goreng dan daun bawang, hmmm sudah bisa dibayangkan? Prosesnyanya juga nggak sembarangan, daging sapi dipilih hanya dibagian iganya dan daging bagian dalam sebab bagian itu yang mempunyai tekstur empuk dan memiliki lemak sedikit jadi aman untuk kamu yang punya kolesterol. serta proses pemasakan selama lebih dari tiga jam wajar dong SOPING ini mempunyai rasa yang aduhai..

Tapi tetap saja jangan menggila kalau makan yaa, harus bisa bedakan antara lapar dan doyan,haha..

Aroma kuah menjadi semakin kuat sebab ada tambahan rempah-rempah seperti kunyit, lengkuas, dan serai.

Selain itu, adapun resep kecap manis yang turun temurun. Katanya sih kalau kecap ini diganti bakalan merubah cita rasa sotonya. Waah.. aku mulai lapar.

Satu porsi Soto Krandegan dijual dengan harga yang murah meriah, Cuma 18 ribu rupiah saja cocok dikantong pelajar yang masih ngekos seperti diriku ini. Pokoknya soto ini cocok lah untuk segala usia dari segala penjuru kota baik dalam maupun luar kota Banjarnegara sebab rasa dan harganya yang merakyat. Mantab sob!.

So, sudah laparkah kamu? Soto Krandegan sudah melambai-lambai kepadaku seolah memintaku untuk segera menyantapnya, beeuhhh…nikmat tuhan mana yang kau dustakan wahai soto bawa aku kepadamu.

Jadi bagaimana? Kalian sudah satu selera denganku? Coba lah makan SOPING SOTO KRANDEGAN.

Dolan MBANJAR hehee..

 

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : ngatmow al azis Editor : @kominfobanjarnegara