kapalı escort Kec. Bawang | Visit Banjarnegara
Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id
Arep Nyaplek? Ya Nang Pasar Caplek!   

Arep Nyaplek? Ya Nang Pasar Caplek!  

Hari minggu ini mau kemana gaes?  Jangan di rumah terus lho, nanti mbok jadi kena asam urat, gangguan pencernaan dan janin, eh……. Kalo boleh saran sih, gunakan hari minggu untuk jalan jalan, atau kalo yang lagi hits sekarang ya sepedaan gitu ……

Salah satu tujuan yang saat ini recommended sebagai tujuan istirahan pas sepedaan atau pas jalan-jalan adalah ke Pasar Caplek.

Pasar Caplek itu apa sih?

Pasar Caplek itu salah satu pasar tradisional di Banjarnegara, tepatnya di Desa Bandingan Kecamatan Bawang. Tempat ini sangat sangat dan sangat strategis lho…… hanya 20 meter dari jalan raya Banjarnegara Purwokerto, juga sangat dekat dengan Waduk Mrica, dan untuk datang kesini, kita hanya butuh waktu tempuh sekitar 10 menit dari Alun-alun Banjarnegara saja. nah…..

Apakah Pasar Caplek sama saja seperti pasar tradisional biasa? Jawabannya tidak dongg

Pasar ini tidak seperti pasar tradisional pada umumnya, karena Pasar Caplek memiliki konsep “Festival Kawasan Bandingan” yang memiliki wisata rupa-rupa. Disini, kita bisa mlaku-mlaku, jajan-jajan, kongkow ngaji, nggambar, nglukis, unen-unen, lapakan, bahkan main pentasan dan masih banyak lagi. Kegiatan di Pasar Caplek di setiap hari Minggu biasanya diawali dengan adanya senam pagi yang diikuti oleh warga sekitar dan pengunjung. Wah, asik banget kan bisa jajan sambil olahraga, atau olah raga sambil jajan ? hihihi…….

Kata “Caplek” sendiri berasal dari kata “Nyaplek” yang berarti makan di tempat.

Para pengunjung juga bisa sarapan dan berbelanja sembari menikmati alunan musik tradisional dari kenthongan di sebuah tanah lapang yang biasa disebut “Ruang Apresiasi”, kerennya lagi, musik kenthongan ini merupakan kreasi dari pemuda lokal lho…. jarang banget kan, anak muda jaman sekarang yang mau melestarikan budaya lokal sembari ikut andil dalam kemajuan desa sendiri, kita harus bangga!

Keistimewaan Pasar Caplek ini yaitu masih mengunggulkan aneka jajanan pasar atau makanan tradisional seperti bubur candil, klepon, serabi, cakue, pecel, kluban, nasi jagung, gorengan, dan masih banyak lagi. Buat yang suka njajan pasti serasa menemukan surga dunia… dan…… Untuk menyantap makanan yang sudah kita beli, kita bisa duduk di tempat yang sudah disediakan. Tempatnya rindang, bersih, dan lumayan luas. Jadi jangan khawatir soal tempat makan …..

Pasar yang berdiri pada tanggal 15 September 2019 dan merupakan pasar pindahan yang dahulu terletak di Desa Mantrianom. Setelah berpuluh-puluh tahun hilang, kini Pasar Caplek hadir kembali di tengah masyarakat. Pasar Caplek hanya dibuka selama hari minggu mulai pukul 6 pagi hingga jam 11 siang. Namun, saking banyaknya pengunjung yang datang, biasanya jam 8 sudah banyak barang dagangan yang habis.

So, karena pengunjung Pasar Caplek juga bukan hanya warga Desa Bandingan saja, tapi juga pengunjung dari daerah lain……… kita  harus datang sepagi mungkin kesini……

jelas, supaya bisa shopping jajan sepuasnya ! Sepakat ?

Yuh kita cus……

 

* Penulis : tiararosiva. Foto : dJoko Editor : @kominfobanjarnegara

Pasar Kuno Lodra Jaya, Wisata Pasar Tradisional Kekinian

Pasar Kuno Lodra Jaya, Wisata Pasar Tradisional Kekinian

 Lho, tradisional kok masa kini?

Yoi lur! Tau gak si Pasar Kuno Lodra Jaya, tempat wisata digital di Banjarnegara yang sekarang lagi hype banget. Tempat ini terkenal dan banyak dikunjungi wisatawan karena konsep yang dibawain unik  dan tentunya fress dan masih baru di Banjarnegara.

Jadi gini, Pasar Kuno Lodra Jaya bawain konsep tradisional jaman dulu alias Jadul! Mulai dari bangunannya yang pake anyaman bambu, atap blarak (daun kelapa), tempat duduk juga terbuat dari bambu yang disusun berjejer. Nah di bagian tengah juga ada panggung yang dibuat dari semen dan batu-bata tapi tetap menonjolkan sisi tradisionalnya kok, karena desain panggungnya juga masih pakai ornament bambu dan kayu.

Nah yang enggak kalah unik nih. Para penjual di sini menggunakan pakaian adat saat berjualan, lucu banget kan? Baik bapak, ibu maupun mba dan masnya yang berjualan pake pakaian Adat Jawa yakni kebaya dan surjan (baju jawa warna coklat yang motifnya salur itu lho..). Pokoknya kalau kamu datang disini kaya belanja di jaman dulu banget deh, pasarnya mirip banget kaya di film Tutur Tinular wkwkw…….

Ko ora bisa mbayar nganggo duit lho nek neng pasar iki………….

Lho, Terus nganggone apa dong?

Pertanyaane apik! Jadi nang Pasar Kuno Lodra Jaya ini transaksinya pakai koin namanya koin ketip. Koin ini bisa kamu dapetin di pintu masuk Pasa Kuno Lodra Jaya yang tentunya dengan menukarkanya pake uang rupiah dong ya..

Satuan uang ketip ini juga beda lho sama rupiah. Untuk satu koin uang ketip kalau dirupiahkan senilai Rp.2000, sistemnya kaya main di time zone gitu. Cuma desain uang ketip ini unik banget karena dibuat dari kayu dan dihias pakai gambar bapak-bapak pakai blangkon.

Untuk harga jajanan di sana juga mengikuti perhitungan koin ketip, jadi biasanya disetiap warungan bakal ada list harga buat jajan yang dijual di warungan tersebut. Ini bermanfaat banget nih buat para pengunjung biar kamu bisa antisipasi kalau-kalau uangmu gak cukup buat jajan di warung itu hehehe…..

Ana apa bae si nang kana?

Akeh banget spot foto pokoknya! Iki tak ceritani, disana tuh ada permainan anak tradisional yang bisa banget dimainin sama anak-anak atau juga orang dewasa. Ada ingling, egrang, congklak, kelereng, gangsing dan lompat tali. Yoi lah, kita semua tahu kalau di jaman ini permainan anak udah gak hype lagi, dan kalah sama game-game online. Maka dari itu pasar lodra jaya menghadirkan permainan anak dengan tujuan mengedukasi anak jaman sekarang tentang permainan tradisional dan sarana nostalgia bagi yang udah dewasa.

Ada juga makanan tradisional seperti pecel, serabi, jajanan pasar, soto, sate dan masih banyak lagi. Namun gak Cuma makanan tradisional lur yang bisa ditemui di sini, ada juga makanan kreasi baru semacam jasuke, es kuwut, es buah, es pisang ijo, dan lain-lain.

Ada juga zona edukasi melukis dengan keramik untuk anak-anak, disini anak akan diajari cara melukis di atas keramik, zona ini merupakan upaya memperkalkan keramik yang menjadi ciri khas Banjarnegara pada generasi muda.

Ini nih yang pastinya kamu butuhin, tempat selfie instagramebel. Disini banyak banget spot buat foto-foto, temanya yang dibuat tradisional bakal bikin foto kamu tampak estetik lho. Buat bapak-bapak dan mas-mas di pasar ini juga disediakan zona bebas rokok di bagian atas, karena di pasarnya kamu gak bisa seenaknya buat ngerokok.

Wah asik. Bagi alamate dong!

Nah buat alamatnya Pasar Kuno Lodra Jaya terletak di Desa Winong, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara. Letak pasar ini di area persawahan lho lur, jadi banyak angin semilir di sana sini. Pasarnya gak terletak di pinggir jalan, jadi buat kamu yang mau kesana usahain bawa kendaraan pribadi ya, soalnya jalanya luamayan jauh. Tapi tenang lur, jalan menuju ke sana udah halus banget kok. Tapi jangan lupa ya untuk dateng pas hari Minggu, karena pasarnya cuma bakal dibuka hari Minggu  aja.

For your information nih!

Jadi di Pasar Kuno Lodra Jaya ini sangat cinta lingkungan lo lur. Karena untuk pengemasan makanan yang dijual mereka menggunakan bahan alami yang ramah lingkungan alias minim plastik! Keren banget ya lur. Kebanyakan makanan di sini menggunakan batok kelapa sebagai mangkuk, piring yang terbuat dari biting dan juga daun pisang untuk mengemas jajanan. Kita semua tahu kan kalau permasalahan sampah di Indonesia sekarang udah gawat banget. Dari mulai TPA yang penuh sampai bahkan kini laut jadi bak sampah. So, ayo kita berubah, untuk tidak menggunakna plastik, minimkan produksi sampah dan tentunya terapkan 3R (reduce, recycle, reuse) dong ya.

 

* Penulis : FNFAU. Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Waduk Mrica Banjarnegara

Waduk Mrica Banjarnegara

Banjarnegara terkenal dengan udaranya yang dingin dan sejuk, terutama di daerah dataran tinggi Dieng. Tetapi Banjarnegara juga memiliki sebuah waduk buatan yang membendung sungai serayu yang melintasi wilayah Banjarnegara. Waduk mrica atau dikenal juga sebagai Bendungan Panglima Besar Jenderal Soedirman sebenarnya difungsikan sebagai sarana PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) yang melayani area Jawa dan Bali. Listrik yang dihasilkan dari waduk ini mencapai 184,5 MW. Selain berfungsi sebagai PLTA, waduk mrica juga digunakan sebagai destinasi wisata.

Lokasi

Dimana lokasi wisata waduk mrica Banjarnegara Jawa Tengah? Seperti yang diatas lokasi terletak di sebelah barat kota banjarnegara. Tepatnya berada di dua kecamatan yaitu kecamatan Wanadadi dan kecamatan Bawang kabupaten Banjarnegara. Jaraknya sekitar 9km dari pusat kota Banjarnegara. Tetapi jika kamu masih bingung dimana lokasi atau letak wisata waduk mrica, kamu bisa mencari dengan mengetik wisata waduk mrica banjarnegara jawa tengah di search google maps saja, di google maps sudah tertandai dimana lokasi yang kamu cari tersebut. Dari jalan raya sedikit masuk ke dalam, ditandai dengan gapura wisata menuju waduk mrica.

Sejarah

Sabtu, 28 Februari 1987 Presiden Soeharto meletakkan batu abadi Bendungan Utama PLTA Mrica di Banjarnegara, Jawa Tengah. Upacara ini menandai dimulainya pembangunan bendungan utama PLTA Mrica. Penggunaannya diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1989, selain sebagai PLTA dan destinasi wisata namun juga untuk kemanfaatan para petani sebagai sarana menstabilkan aliran air irigasi menuju sawah-sawah yang terbentang di wilayah Banjarnegara.

Bendungan ini membentuk waduk yang sangat luas, hingga menenggelamkan 32 desa di 7 kecamatan yang ada disekitar aliran sungai Serayu Banjarnegara. Tidak menyangka juga, jika waduk mrica dinobatkan sebagai predikat waduk yang mempunyai bendukan terpanjang se Asia Tenggara dengan panjang 6,5 km dan luas 1.250 Ha.

Daya Tarik

Bagi kamu yang berkunjung ke waduk mrica bisa menikmati suasana di pinggir waduk yang asik dengan ditemani suara gemericik air. Suasana di pinggir waduk hampir sama suasana di tepi pantai karena luasnya waduk tersebut sehingga tampak seperti lautan, hamparan airnya sangat luas ujung waduk nyaris tidak nampak.

Saking luasnya waduk mrica, beberapa fasilitas sudah dibangun cukup lengkap, seperti sarana wisata air, perahu motor, dayung, pemancingan, play ground khusus anak-anak, panggung terbuka, padang golf 8 hole dan masih banyak lagi.

Bagi kamu penggemar olahraga ekstrem, didekat waduk mrica terdapat spot arung jeram. Waduk ini lah yang digunakan sebagai hulu sungai serayu yang terkenal akan rute arung jeramnya, lintasannya dimulai dari desa Tunggoro hingga desa Singomerto, kecamatan Sigaluh. Panjang rute lintasan arung jeram mencapai 12 km.

Tumbuhan yang rindang di pinggiran waduk akan dirasakan siapapun pengunjung yang datang kesini. Selain itu, kesan sejuk dan segar akan menambah senang jika kamu berada disini.

Seperti biasa, jika masuk ke tempat wisata pasti ada biaya restribusi. Satu tiket masuk seharga 3ribu dan tiket parkir 2ribu, tiketnya pas di hati dan kantongmu bukan?

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke tempat wisata waduk mrica banjarnegara kamu perlu mempersiapkan keperluan yang akan dibutuhkan seperti membawa bekal, air minum dan lainnya. Serta beberapa barang tambahan seperti kamera karena kamu pasti ingin mengabadikan moment bersama keluarga ataupun teman-teman. Siapkanlah fisik dan kendaraan supaya liburanmu berjalan dengan lancar, jangan lupa jaga kondisi diri dan selalu berhati-hati, ya!

Nah, bagaimana? Siap untuk jalan-jalan?

Kalau mau ke sana, cek Di SINI aja …………..

* Penulis : Bella Rista Safera. Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Offroad (Jeep Adventure) di Tampomas Banjarnegara ? Ayo !!

Offroad (Jeep Adventure) di Tampomas Banjarnegara ? Ayo !!

Pasti heran dan bingung kan, kenapa di Banjarnegara ada olahraga offroad dengan Jeep? Jangan bingung-bingung, mimin mau kasih info seputar Jeep ini (..kenapa jadi mimin ya… hihihi……) Jelas dong, bukan hanya kaya dengan wisata dataran tinggi dan wisata alam lainnya, Banjarnegara juga punya wisata offroad yang menguji adrenalin para adventuring, yaps..benar sekali Jeep Adventure.

Terletak di Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara, wisata offroad Jeep Tampomas  lambat laun menjadi unggulan dan klangenan (tahu maksudnya ? hehehe ….) sebab wisata offroad ini merupakan bentuk pengembangan dan dukungan terhadap wisata-wisata baru disekitar Tampomas.

Kenapa demikian?

Yuk kita bahas..

Jadi begini sob, bentuk daripada pelestarian dan pengenalan wisata alam Tampomas Banjarnegara (..iya pokoke Banjarnegara kaya wisata alamnya sob..) maka tercetuslah wisata offroad ini. Pengelola objek wisata offroad ini menggandeng beberapa wisata disekitar jalan atau trek offroad sebagai bagian dari rangkaian paket Jeep Adventure.

Simplenya gini deh, kamu bayar satu paket wisata tapi bisa menikmati dua atau tiga wisata lainnya… three in one lah bosquue..

Pihak pengelola menggandeng beberapa pemuda milenial dalam misi memperkenalkan wisata Banjarnegara khususnya di Tampomas, alhasil mereka dapat menjual potensi alam yang luar biasa dan tentunya berguna untuk kelangsungan wisata ini kedepannya. Begitu sob..

Pengalaman yang didapatkan pun sangat menyenangkan ketika kamu menjajal wisata offroad Jeep Adventure ini. Dalam satu kali paket Jeep Adventure kamu akan mendapatkan banyak include, paket didalamnya sudah termasuk tiket masuk, trip perjalanan, souvenir, makan berat sekaligus kendaraan offroad (Jeep). Untuk mendapatkan penawaran ini, kamu harus merogoh kocek sekitar 480 ribu rupiah, sedikit mahal yaa tapi tenang aja kamu bisa patungan sama friendzone kamu alias sobat mbolangmu, atau bareng family clop kamu. Satu Jeep akan membawa sekitar 3 sampai 4 orang, lebih efisien kaannn…

Lagipula jarang kan bisa offroad seru bareng orang terkasih, mumpung di Banjarnegara ada lho, jangan lewatkan sob….

Penawaran dalam satu kali trip perjalanan akan ditempuh selama 2-3 jam perjalanan, itu sudah cukup untuk hasil sepadan yang akan kamu dapatkan ketika kamu mendapati sensasi naik Jeep sambil ber-adventure.

Jangan khawatir akan insiden ya brader ogut gue hahaa…., Jeep akan dikemudikan oleh tenaga profesional dan berpengalaman dari anggota komunitas Jeep offroad Banjarnegara dan juga kamu akan dilengkapi dengan peralatan savety seperti helm dan lainnya yaa, jadi bisa dipastikan semua itu akan membuat kamu aman bersamaku, eh…. bersamanya maksudnya, jadi kalau terguncang-guncang sedikit di atas Jeep it’s ok lah yaa..

Adapun trek atau lintasan yang akan kamu sebrangi dijamin menarik, kamu akan diguncang dibawa masuk menembus ke area hutan, melewati pegunungan, mata akan dimanjakan dengan pemandangan pedesaan sepanjang rute karena konsep trip ini adalah Fun (happy) jadi kamu akan dibuat ketagihan, “sekali mencoba aku ingin mencoba lagi dan lagi” seperti itu sob.. mantap..

So, gimana nih brader ogut gue udah siap offroad di Banjarnegara?

Ayoo lah siap-siap uji nyali (..horor kali ah..) maksudnya siap-siap Have fun yaa haha.. di wisata offroad Jeep Adventure Tampomas, Banjarnegara.

Salam mbolang sob!

 

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : Anto Hio Editor : @kominfobanjarnegara

Dusun inspiratif Kuwondogiri Blambangan, merubah yang biasa menjadi luar biasa

Dusun inspiratif Kuwondogiri Blambangan, merubah yang biasa menjadi luar biasa

D’Kuwondogiri adalah sebuah kelompok masyarakat yang terbentuk dari sebuah gagasan bersama para pemuda dusun Kuwondogiri Desa Blambangan Kecamatan Bawang yang merasa sangat prihatin dengan perkembangan generasi remaja di era milenial  ini dalam menyikapi kemajuan teknologi, terutama penggunaan telepon genggam. Karena seperti kita semua tahu, bahwa dengan semakin majunya teknologi ini maka semakin berubah pula (secara drastis) gaya hidup remaja menjadi gaya hidup yang cenderung pasif dan kurang peka terhadap lingkungannya.

Dengan harapan bisa menghasilkan produk produk kreatif yang berguna bagi masyarakat, kelompok yang sudah dilegalkan dengan Surat Keputusan Kepala Desa Tentang Pembentukan kelompok masyarakat nomor 01/A.1/D’K/Kwd/XII/2019 tanggal 2 Desember 2019 ini kemudian bergerak di bidang keagamaan, sosial, pariwisata, lingkungan dan keamanan  dan bahkan pendidikan. Mereka kemudian menggerakkan masyarakat untuk ikut bekerja sama dalam menyelenggarakan beberapa kegiatan rutin yang melibatkan semua pihak.

Salah satu kegiatan rutin di bidang olah raga yaitu Gowes tengah sawah yang memanfaatkan jalan desa Bandingan – Blambangan sepanjang kurang lebih 1,5 km dan berada tepat di tengah persawahan warga dengan pemandangan yang luar biasa.  Juga kegiatan setiap hari Sabtu Sore dan Minggu Pagi yaitu Senam tengah sawah yang juga menjadi ajang berolah raga dan silaturohmi untuk warga sekitar.

Di bidang sosial, kelompok masyarakat D’Kuwondogiri melakukan berbagai kegiatan  seperti melakukan Sosialisasi Pandemi Covid-19 terhadap masyarakat di desa Blambangan pada umumnya dan masyarakat dusun Kuwondogiri pada khususnya. Donasi covid-19 juga dilakukan sehingga berhasil mencukupi kebutuhan pokok beberapa warga yang terdampak secara ekonomi dari wabah Covid-19,

Ada juga kegiatan Donor darah yang rutin dilakukan dalam kurun waktu tiga bulan dengan menggandeng PMI Kabupaten Banjarnegara sebagai partner.

Di bidang pelestarian lingkungan,  D’Kuwondogiri melakukan kegiatan pemasangan himbauan-himbauan bagi masyarakat untuk menjaga kelestarian alam dengan tujuan untuk menjaga ekosistem di sekitar kita agar tetap lestari.

Di bidang pertanian kegiatan yang dilakukan antara lain adalah mengelola lahan persawahan dengan di tanami hasil bumi berupa sayur dan juga tanaman pokok lainya.  Sekedar informasi, seluruh permodalan berasal dari usaha para pemuda dusun Kuwondogiri sendiri alias mandiri, dengan produk unggulannya adalah sayur  kangkung “Endolita D,Kuwondogiri” . Sayur ini ternyata digemari oleh masyarakat sekitar karena merupakan  salah satu alternative sayur yang murah menjadi berkelas dan bergizi.

Kemudian, aspek yang digarap dengan serius oleh masyarakat terutama pemuda dusun ini adalah di bidang Pariwisata. Kegiatan dengan memanfaatkan sebagian lahan persawahan untuk rest area sepeda, dan kemudian dipadukan dengan hasil kreatifitas sehingga tercipta  “Rest Area Gili Lorri”,  yaitu sebuah tempat yang memanfaatkan area kosong dimana pengunjung (terutama pesepeda) bisa istirahat di tempat khusus yang nyaman dan menyajikan makanan makanan tradisional. Lokasi ini dikelola dengan apik oleh kelompok ibu-ibu di dusun kuwondogiri yang tergabung dalam “Srikandi Kuwondogiri “

Di bidang pendidikan dan pembinaan, ada beberpa hal yang sudah dilakukan yaitu antara lain “Kuwondogiri boys” yang memanfaatkan potensi remaja yang tergabung dalam sebagai event organizer dan penyaji ke konsumen Rest Area Gili Lorri . Sebagai informasi, dalam prosesnya, para remaja ini dilarang menggunakan gawai selama berada di lokasi selama waktu yang sudah ditentukan (gawai mereka dikumpulkan di ruang kasir selama waktu 3 jam efektif). Dan ternyata hal ini cukup efektif dalam mengurangi ketergantungan remaja terhadap gawai dan hal ini bisa dikatakan sebagai sebuah keajaiban di era sekarang.

Ada juga kegiatan yang dinamakan “Jagongan manfangat”  yaitu kegiatan duduk duduk seperti pada umumnya yang dilakukan sebulan sekali, namun bedanya kegiatan ini sebenarnya digunakan sebagai sarana anggota untuk mengaji bersama dengan tema tema keagamaan. Biasanya kegiatan ini dilakukan pada hari Sabtu malam Minggu dimana anggota yang masih berstatus pelajar juga bisa ikut didalamnya.

Permainan tradisional pun sudah disediakan sebagai sarana pendidikan motoric bagi anak anak, tujuannya adalah agar mereka lebih bisa bergerak di alam sekitar dan berinteraksi dengan teman-teman sebayanya, saling mengenal dan bersilaturohmi sampai ke masa depan mereka.

Disamping itu, kelompok masyarakat yang berprinsip ”Silaturohmi menjadikan hal biasa menjadi luar biasa” ini juga menyediakan buku buku bacaan di lokasi  untuk membiasakan anak anak “berteman” dengan buku, sehingga wawasan mereka bertambah dan bisa membuka jendela cakrawala dunia dari perspektif yang lebih luas.

Mau cari Rest Area Gili Lori ? Cek disini

*Disusun dari http://kuwondogiri.com