Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id
Kopi Babadan (si hitam manis unik dari Banjarnegara)

Kopi Babadan (si hitam manis unik dari Banjarnegara)

Ditanam dari biji kopi pilihan di area sejuk dengan kualitas tanah yang bagus, serta perawatan yang intensif, jelas akan menghasilkan kualitas kopi super seperti kopi yang satu ini. Kopi Babadan namanya. Mari kita kenalan dan membedah sedikit filosofi dibalik namanya, oke langsung saja!.

Babadan adalah dusun atau sebuah desa di Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Kopi Babadan merupakan kopi asli hasil tanam petani pribumi dusun Babadan lhoo gaes… So,tercetuslah nama Kopi Babadan yang sudah legend di semua kalangan khususnya penikmat kopi. Bagi kamu yang asing dengan kopi yang satu ini berarti kamu belum uptodate yaa… hehe…

Dari segi nama sudah cukup ya, selanjutnya mari kita beralih ke cita rasa. Buat kamu yang sudah penasaran dengan cita rasa kopi satu ini, tolong sabar sedikit yaa.

Dari judul kalian penasaran kan? Kenapa disebut unik? Oke mari kita ulik. Penikmat kopi fanatik pasti hafal cita rasa dari jenis kopi hanya dari aromanya saja tanpa harus meminumnya, agak seram ya? Tapi itu dia keunikan dari pecandu kopi yaa… Ngomong-ngomong soal unik, Kopi Babadan nggak mau kalah. Kopi Babadan tidak terkenal begitu saja broo… ada something yang membuatnya diburu banyak orang.

Basa-basinya sudah ya, kenapa Kopi Babadan unik? dikatakan unik sebab kopi ini lain daripada yang lain. Jelas dong! Kopi yang satu ini memiliki aroma gula merah ketika diseduh, iya gula merah. Bukan karena sengaja dicampuri yaa,tapi memang asli begitu. Penasaran? Ada yang unik lagi dari kopi satu ini, yap benar sekali, dari rasanya.

Namanya memang kopi, tapi rasanya mocca. Loh kok bisa? Itu dia keunikan Kopi Babadan seperti yang saya bilang di awal tulisan ini. Coba bayangkan ketika “nyeruput” kopi asli Banjarnegara ini di pagi hari sambil baca koran dan makan singkong kukus atau pisang goreng hangat sebagai pelengkap. “Ndeso” yah? Justru itu kenikmatan hakiki pecinta kopi.

Berani jamin untuk kalian yang tidak suka kopi atau sekedar suka tapi gak hobi banget, langsung jatuh cinta deh sama kopi ini. Kopi Babadan begitu terkenal sampai ke luar kota lho, itu karena Kopi Babadan ini unik sekaligus satu-satunya yang ada di Banjarnegara. Keren kan?…

Kopi Babadan menjadi buruan penikmat dan penggemar kopi dari seluruh penjuru nusantara. Pesanan datang dari Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan masih banyak lagi.

So, buat kamu yang nggak sabar icip-icip si hitam eksotis ini (kok ambigu ya) oke lanjut! Jangan lupa mampir beli Kopi Babadan untuk buah tangan orang terkasih di rumah, sempatkan mampir Banjarnega atau mlipir ketika maen ke Dieng, yes Dieng bro.. Cuma kopi memang, tapi hanya ada satu yang semacam ini. Sudah unik, tidak kaleng-kaleng pastinya, pamer sedikit boleh lah ya hahaha… mantap pokoknya!.

Terlebih kepada warga Banjarnegara khususnya yang patut bangga dengan hasil bumi dari tanah sendiri. Selain bangga boleh juga lestarikan dan promosikan Kopi Babadan-nya agar semakin banyak orang di luar sana tahu kalau kopi lokal semacam ini ada juga yang spesial.

 

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : Ngatmow Prawierow Editor : @kominfobanjarnegara

Harta Karun Di balik Lembah Babadan

Harta Karun Di balik Lembah Babadan

Sebuah destinasi yang masih sangat elok tersembunyi di balik hijaunya lembah dataran tinggi Dieng Banjarnegara. Terletak di Desa Babadan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Indonesia. Curug Sikopel masih jarang dikunjungi bahkan belum banyak orang yang tahu bila ada keindahan alam yang tersembunyi.

Curug Sikopel berada di dataran tinggi Dieng bagian selatan menyimpan potensi wisata yang sangat tinggi. Tempat ini menawarkan panorama alam yang sejuk dan indah ditambah dengan kesegaran air yang berhulu dari Kawah Sileri. Curug Sikopel memiliki ketinggian sekitar 70 m dengan kedalaman kolam sekitar 10 m.

Dibalik air terjun ini terdapat goa yang konon di dalamnya terdapat tikus putih yang jarang ditemukan di berbagai tempat. Konon pada jaman dahulu, Bupati R. Aria Soemitra  Kolopaking pernah bersemedi di goa yang berada persis di belakang air terjun. Saat bersemedi meminta petunjuk, beliau mendapatkan kopel kuda atau tali pengatur kendali kuda.  Untuk itulah air terjun itu diberi nama Sikopel. Keunikan lain dari Air Terjun Sikopel ini adalah adanya mitos warga sekitar yang percaya bahwa airnya dapat membuat awet muda bila dikenai ke muka atau ke badan (mandi atau berendam). Selain itu menurut cerita dari masyarakat sekitar hubungan kamu dengan pasangan akan menjadi langgeng apabila datang ke curug sikopel ini dengan bersama pasangan.

Lokasi curug ini berjarak sekitar 8 km sebelah barat dari Kantor Kecamatan Pagentan.  Memang agak jauh dari pusat kecamatan, tapi jangan salah kamu tidak akan menyesal ketika jauh-jauh datang kesana. Jika dari objek wisata Dieng, hanya butuh waktu sekitar satu jam. Kondisi jalan menuju ke sana cukup berkelok-kelok melewati perbukitan. Pemandangan yang indah di sisi kanan dan kiri jalan sangat cocok diabadikan dengan kamera. Ladang kentang yang terbentang luas, sawah hijau bertingkat-tingkat seperti undakan, perkebunan dan hutan merupakan kombinasi indah yang bisa dinikmati sepanjang jalan.

Dari pintu masuk, perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki yang masih berupa jalan setapak sekitar 15-25 menit turun ke bawah dari titik pemberhentian kendaraan. Jalan menuju ke air terjun melintasi sawah dan hutan ini memang sedikit curam dan penuh perjuangan, akan tetapi kelelahan yang melanda akan terbayar usai menginjakkan kaki di bawah derasnya air terjun. Jika beruntung, dalam perjalanan akan ditemui segerombolan kera yang berada di jalanan dan lahan pertanian milik warga, yang tengah mencari makan.

Di sini, kamu bisa merasakan dinginnya air dengan berendam di ceruk yang mirip kolam. Lokasinya yang tenang serta jauh dari keramaian membuat tempat ini cocok untuk menghilangkan penat. Kamu bisa memandangi keindahan air terjun atau mandi sepuasnya disini.

Hanya dikenakan biaya untuk masuk Rp 2.000 per orang. Dengan harga tiket yang terjangkau tersebut, kamu sudah bisa menikmati keindahan Curug Sikopel yang luar biasa. Sungguh destinasi potensial yang masih sangat mengagumkan.

Penasaran ? Ayo ke Banjarnegara dan rasakan eksotisme Curug Sikopel, ajak serta teman, keluarga, pasangan. Mayuh Plesir Maring Banjarnegara.

* Penulis : Bella Rista Safera. Foto : Andri Kharisma Editor : @kominfobanjarnegara