Kirim Tulisanmu Tentang Banjarnegara Ke : visit@banjarnegarakab.go.id
COMBRO, si Oncom ning Jero, Jajanan apa lagi tuh ?

COMBRO, si Oncom ning Jero, Jajanan apa lagi tuh ?

Oncom ning Jero ?? Apaan tuhh?? …

Say hai dulu ah sama sobat kulinerista yang demen jajan kaya aku hhee..

Kali ini ada yang mau kita bahas seputar jajanan tradisional yang ada di Banjarnegara. COMBRO BANJARNEGARA. Pernah denger?

Kalo ngobrolin soal Combro rasa-rasanya kok aneh ya bisa sampai Banjarnegara. Pasalnya si Combro ini merupakan makanan ringan asli dari Jawa Barat, yaa pokoknya dari tanah Sunda sob.. tapi disana orang-orang lebih mengenalnya dengan sebutan Comro atau Gamet,  apakah yang dari Banjarnegara lebih yummy?  yuk kita bahas …..

Jadi gini bray….. kalo emangdemen travelling,  setiap kali kita berkunjung ke daerah baru pasti tidak lupa untuk berburu kuliner, hasilnya kita pasti akan ketemu sama makanan yang mirip dengan makanan yang mungkin pernah kita coba tapi beda rasa, yaa…… itulah hebatnya Indonesia gaes……… beda daerah beda pula standar bumbu yang dipakai, jadi gak usah heran yaa…….. intinya kan tinggal makan gitu lho hahaa..

By the way, salah satu Combro yang terkenal di Banjarnegara ini adalah Combro Kalipalet. Kenapa disebut Combro Kalipalet? Because camilan gurih ini banyak diproduksi di Desa Kalipalet, Banjarnegara yahh….. dan seringnya kalau kita cari combri ini di pasar atau di lokasi kuliner banjarnegara, yang jual adalah embak-embak cantik yang berasal dari daerah kalipalet……halah …….. So, kalo kamu mampir ke Kalipalet Banjarnegara, kamu bakal sering menjumpai si Combro ini……. kurang lebihnya sih gitu………

Di Banjarnegara pun olahan Combro ini sudah umum banget, kayak siapa sih yang nggak kenal Combro yakan…… mungkin karena proses pembuatannya yang mudah dengan bahan-bahan yang umum bisa didapatkan dimana-mana jadi si Combro ini bisa eksis di masyarakat Banjarnegara sampai sekarang. Mantep yah…..

Pengen coba buat combro ? atau sekedar pengen tahu saja apa aja bahan bahan yang katanya mudah didapat itu ?
Gini gengs …….Ada beberapa bahan-bahan yang harus kamu siapkan untuk membuat Combro ini, catat yaa supaya bisa kamu praktekkan di rumah. Ada dua bahan adonan yakni, untuk kulit Combro dan isian si Combro.

Bahan Kulit Combro

Yaaang pertama…….. dan yang paling utama………..bahannya adalah singkong gaes. Yaps betul sekali, singkong adalah bahan utama untuk membuat Combro. Singkong yang digunakanpun harus yang masih mengkel ya, yang apabila dikupas dagingnya putih bersih dan padat, nggak terlalu tua atau terlalu muda apalagi yang sudah membiru, yang seperti itu biasanya pahit atau malah beracun. Kedua kelapa, parutan kelapa digunakan sebagai campuran singkongnya supaya hasil akhir lebih padat dan bertekstur, siapkan garam juga sebagai perasa. Biar gurih sob……

 Bahan isi Combro

Bawang merah, bawang putih, cabai rawit (sesuai selera), daun bawang, daun seledri, dan tidak lupa harus ada isiannya yaa…..Nah sebagai informasi, bedanya Combro Banjarnegara dengan combro sesundaan adalah isinya ini. Kalau di sunda sana isinya mayoritas oncom, kalau di Banjarnegara isinya dominan tempe yang sudah dimasak pedes……. . Kemudian tambahkan beberapa bumbu seperti merica, kecap manis, dan penyedap rasa jika kamu suka.

Okay setelah bahan ready, mari kita masak!

  1. Parut singkong dan kelapa, tambah garam atau penyedap rasa secukupnya. Campurkan keduanya supaya jadi klop..
  2. Tumis atau masak semua bahan untuk isian oncom dan tambahkan bumbu.
  3. Ambil adonan kulit (singkong dan kelapa) yang dikepal sebesar bola pingpong, pipihkan lalu isi dengan isian oncom, lalu bentuk bulat melonjong dan pipih.
  4. Goreng Combro, kemudian sajikan selagi panas supaya lebih yahud pastinya

Gimana? Gampang too…. selain rasanya yang gurih sedikit pedas, Combro recommended buat kamu yang mau tetap lancar ngemil tapi nggak mau gendut atau lagi program diet karena singkong rendah lemak. Selain itu harga Combro ini murmer alias murah meriah aman buat dompet ….. apalagi buat kita kita yang masih berstatus anak kost, lhoo mantep to…

Jadi kalo kamu nih warga kulinerista lagi main-main ke Banjarnegara jangan lupa mampir buat beli dan cobain Combronya yang gurih dan crunchy saat pertama digigit dengan ada sensasi pedas didalamnya, apalagi kamu tambahin gigit cabe rawit deh sob, beuuhhhh aduhaiii.. jangan lupa minumnya yaa, takut seret di tenggorokan hahaa..

Yukk njajan neng Mbanjar!!

 

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : ngatmow Editor : @kominfobanjarnegara

Mie Murah Kekinian? Ya Mie Ayam Hotplate Roso !

Mie Murah Kekinian? Ya Mie Ayam Hotplate Roso !

Senang sekali bisa kembali menyapa sobat kulinerista yang sudah saya rindukan..aseekk

Yuk kita review salah satu top kuliner Banjarnegara yang d’best dan sayang untuk kamu lewatkan..

Terletak di Jl. Raya Petambakan Dua, Petambakan, Madukara, Banjarnegara… ada salah satu tempat makan andalan semua kalangan pecinta kuliner yang wajib untuk disambangi. Yoi Sob, Mie Ayam Hotplate Roso.

Yuk Kepoin!

Berdiri sejak dua tahun terakhir, Mie Ayam Hotplate Roso tidak pernah sepi pembeli sekalipun hari libur ya sob.. bermodal pengalaman bekerja di Bandung selama kurang lebih dua tahun di tempat makan, Mujiono si owner Mie Ayam Hotplate sudah mantep untuk membuka usaha sendiri. Kini usahanya sudah membuka cabang di area Ajibarang, Wonosobo dan Banjarnegara.. mantep to…

Kalau ditanya soal ide, Mujiono berpendapat kalau ia berbekal pengalaman bekerjanya waktu dulu. Ehhh.. ternyata setelah ia membuka tempat makannya sendiri peminatnya banyak lho sob.. memang kadang kita harus membawa keunikan dari daerah tetangga yaa untuk ide usaha bisnis kuliner seperti pak Muji ini.. Lanjutkeun!

Peminat si Mie Ayam Hotplate tentunya dari segala generasi yaa Sob.. mulai dari anak-anak, dedek-dedek gemeshh, remaja unyu-unyu, Anak Baru Gede (ABG), bapak, ibu, tua, muda….. semua boleh datang icip-icip disini.

Mie Ayam Hotplate Roso buka pukul 10.00 pagi sampai 21.00 malam ya Sob, jadi jangan khawatir kehabisan karena tempat makan ini punya waktu senggang sambil menunggu kamu selesai dari sekolah dan pekerjaan yang menahanmu Hihi..

Sobat kulinerista yang bingung dan bertanya-tanya “kalo kesana ternyata pas tutup gimana dong?” Yaelah tenang aja.. Tempat makan ini buka every day alias setiap hari termasuk pada hari libur dan tanggal merah. Wah para pencari nafkah yee.. Semua demi kepuasan pembeli dong.

Mujiono mengatakan, “tanggal merah justru malah rame” Whoaa mantep tuh.. jadi nggak khawatir mau kongkow dimana gitu kan. Kalo pas tutup berarti owner sedang ada keperluan ya Sob, semoga beruntung.. Hhee.

Omset perhari terbilang cukup dan besar untuk usaha yang masih anyar ini Sob.. itu artinya Mie Ayam Hotplate memang ide usaha menjanjikan yah.

Mujiono juga melayani pemesanan jarak jauh (Delivery Order) via aplikasi food seperti yang kita ketahui sekarang yaa..

Bicara soal Mie Ayam Hotplate nih Sob, jadi makanan ini memang sudah umum sekali kita dengar karena hampir di setiap daerah pasti kita jumpai si Mie Ayam ini. Merakyat gampangnya lah. Tapi soal hotplate-nya mungkin baru beberapa yang mendengarnya..

Mie Ayamnya sama persis dengan yang biasa kalian makan Sob, namun yang unik, Mie Ayam di plating di atas Hotplate yang biasanya kita tahu Hotplate untuk Beef Steak yah.. kemudian ditambah kuah kaldu bening sebagai pelengkap..

Cara menyantapnya pun bikin gemesh nih haha.. Mie Ayam Hotplate yang dihidangkan disiram dengan air kaldu yang tadi sudah disiapkan, Eiit.. jangan semuanya diguyur atau disiram ke Mie Ayamnya yaa, loh kenapa? Kan tanggung tuh..

Sisa kaldu kita seruput sedikit-sedikit disela kita melahap si Mie Ayamnya. Jhahaa gemesh banget yekan.. greget aku dibuatnya.

 

Jangan lupa yang suka pedas bisa tambahkan sambelnya yang super jos bikin mata melotot dan keringat akan perlahan mengucur membasahi wajahmu. Pokoke sambelnya “hah” banget Hihi..

Yang nggak demen Mie Ayam atau bosen sama Mie Ayam yang gitu-gitu aja?

Tenang Sob, Mie Ayam Hotplate hanya bagian dari menu favorit saja ya, masih banyak menu lainnya yang bisa kamu cobain,

Ada Beef Ramen, Chicken Ramen, Sop Ceker Ayam, Batagor, Sosis Tepung Goreng, Kentang Goreng, Pangsit, Mie Ayam Jamur, Mie Ayam Bakso, Mie Ayam Ceker, Mie Ayam Saus Tiram. Minumnya? Jeruk panas/dingin, Teh panas/dingin, Ice Cappucino, dan Lemon Tea… Whooaa macem-macem banget yahh..

Tempat makannya pun nggak kalah kece nih Sob, banyak spot foto kekinian untuk yang suka jeprat-jepret di Smartphone. Warna-warni lukisan di dindingnya menambah betah hati untuk berlama-lama disini. Ada space untuk kamu yang mau duduk lesehan atau duduk di kursi. Dipenak bae Sob (dibikin enak aja).

So, Nunggu apa maning? Datanglah saat senggang yaa,

Yuhh Njajan neng Mbanjar ………

* Penulis + Foto : Dinda Zhalia Kristi Editor : kominfobanjarnegara

Banjarnegara Snake Fruit ? buah istimewa yang mendunia

Banjarnegara Snake Fruit ? buah istimewa yang mendunia

Apa  yang kamu bayangkan ketika mendengar istilah snake fruitst? kalo diartikan secara bahasa sih snake adalah ular dan fruit adalah buah….. jadi sebenernya  ini buah atau hewan sih? Yes benar ini adalah istilah dari  buah salak, disebut snak fruit karena kulitnya mirip dengan sisik ular. Kulit buah salak yang berwarna coklat tersususun dari  “sisik” seringkali dihiasi dengan miang-miang yang keras dan menyakitkan bila melukai tangan.

Tidak jarang jari kita terluka saat mengupas kulit buah salak karena memang kulitnya yang tajam dan bersisik.   Bahkan artis cantik Nia Ramadhani aja gak tau caranya buka salak…. haduh….. ini emang lupa caranya atau ngga pernah makan buah salak si? Udah ya lanjut kendati kulitnya yang bersisik ternyata buah yang sering menyakiti banyak orang ini adalah buah yang memiliki banyak gizi yang dikenal sebagai obat untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Salak juga mengandung antioksidan yang bisa mencegah kanker dan meningkatkan kesehatan jantung.

Well guys kalian tau tidak, buah salak menjadi komoditi kebanggan kabupaten Banjarnegara loh, selain dawet ayu yang sudah terkenal sampai manca negara, wisata Dieng yang sudah dijamah para bule, Banjarnegara juga memiliki keunggulan lainnya, yaitu Buah Salak. Salak Banjanegara dagingnya tebal dan berlapis dan yang pasti rasanya juga manis semanis aku…… hehehe…….

Ngga sampai disini aja, ternyata buah salak dari Banjarnegara merupakan salah satu unggulan buah segar yang di ekspor ke luar negeri dan salah satu sentra yang paling terkenal.

Ada banyak sekali kelompok tani standar eksport dan kelompok UKM pengelolan hasil salak di kabupaten Banjarnegara. Nah karena hasil panen yang melipah ruah ini  UMKM Banjarnegara tidak mensia-siakan kesempatan untuk mengelola hasil panen agar bisa di produksi menjadi berbagai olahan yang inovatif dari bahan utama buah salak tentunya.

Pertama, ada olahan kripik salak. Guys, Apakah kalian sudah pernah makan kripik salak? Atau jangan jangan kalian baru tau kalau salak bisa di bikin menjadi olahan kripik? Ya, kripik salak ini mepunyai rasa yang gurih dan juga  manis, pembuatannya pun cukup mudah dan tidak rumit. Dalam pengolahan keripik ini pertama yang harus dipastikan adalah pemilihan buah salak dengan kualitas super sekaligus sudah matang. Kemudian kupas bersih kulit salaknya plus kulit arinya yaa dan cuci dengan air mengalir juga pastikan salak sudah dalam keadaan bersih. Terakhir masukkan ke dalam mesin oven pengering. Jika daging salak sudah kering tinggal tiriskan sampai dingin dan keripik salak siap di kemas dan dipasarkan ke konsumen. Rasa keripik salak yang sudah kering ini masih tetap alami (original) karena tanpa tambahan bahan perasa dan awet karena non bahan pengawet yaa..

Terdapat beberapa olahan lain gaes, buah yang kaya manfaat ini juga bisa diolah menjadi minuman yaitu sirup salak kerap kali kita menjumpai sirup hanya rasa melon, strawberry, dan jeruk yaa waahh.. itu umum sekali, ternyata salak juga bisa diolah jadi sirup salak. Sirup ini mempunyai keunikan rasa tersendiri, yaitu manis dan asam, yang lebih pentingnya lagi konon  kandungan zat pektin pada olahan  buah salak bermanfaat  mampu mencegah terjadinya kangker poskat.

Cara membuat sirup salak sangat mudah. Pertama, kupas buah salak lalu haluskan daging buahnya. Bisa menggunakan blender atau diparut kemudian air perasannya lah yang bisa dimanfaatkan untuk membuat sirup. Eits.. daging bekas parutan sirup tadi jangan langsung dibuang ya guys, Daging salak bekas parutan bisa dimanfaatkan kembali untuk membuat olahan makanan menjadi dodol salak. Caranya gampang banget cukup campurkan dengan tepung dan gula kemudian masak di kuali sampai kental dan mulai kenyal boleh tambahkan gula sebagai pemanis yaa..

Itu tadi beberapa olahan buah salak yang pasti belum banyak kamu ketahui yakan.. adapun para generasi milenial yang kreatif-kreatif nih, buat sesuatu yang unik dari salak misal saja kerajinan kulit salak yang dibuat jadi tas atau dompet, so pasti keren sekali dan lain daripada yang lain. Khususnya warga Banjarnegara yang punya kawasan Salak Pondoh nih, ayolaahh bangun kalian punya banyak potensi untuk menggali produk lokal asli Banjarnegara supaya dapat dikenal warga luar Banjarnegara.

Adapun upaya yang mesti kita lakukan yakni selalu mempromosikan produk lokal asli Banjarnegara dengan selalu menjaga eksistensi keunggulan produk-produknya serta cintai produk sendiri itu yang terpenting gaes.. termasuk buah salak yang harus selalu eksis di dalam kota maupun luar kota. Jangan-jangan kalian suka makan salak tapi nggak tau asal-usulnya wahh itu nggak keren.

Bahas salaknya sudah ya, selanjutnya ayoo larisin pedagang buah dan cari buah salak lalu mari makan sampai kenyang haha…. see u…..

*Penulis : Gia Taratia Foto : Fora Ginanjar Katamsi Editor : @kominfobanjarnegara

Ondol, Kuliner Legend yang Tetap Juara

Ondol, Kuliner Legend yang Tetap Juara

Jalan-jalan ke suatu tempat memang kurang lengkap jika tidak mencicipi makanan khasnya,  jika kita datang ke Banjarnegara sangat kurang apabila belum menikmati beberapa makanan khasnya yang terkenal legend yaitu ondol. Ondol adalah salah satu kuliner khas Kabupaten Banjarnegara yang tak lekang oleh zaman. Disebut ondol karena bentuknya yang bulat-bulat, maka oleh masyarakat setempat dinamakan Ondol-Ondol yang berarti Bulat-Bulat.

Ondol atau yang lebih dikenal dengan ondol-ondol merupakan makanan ringan yang terbuat dari bahan singkong yang di parut lalu di beri bumbu dan di goreng hingga kering. Ondol dapat kita jumpai di pasar tradisional di seluruh Banjarnegara.

Biasanya dalam penyajianya Ondol dibentuk seperti bola disajikan dengan ditusuk seperti sate yang disusun lima sampai enam. Selain disajikan dengan cara ditusuk seperti sate, biasanya Ibu-Ibu yang membuat ini untuk dikonsumsi sendiri, disajikan dengan tidak ditusuk dengan lidi melainkan dibiarkan dengan bentuk bola.

Ondol-ondol ini biasa dijual Rp1.000 pertusuk, dan dipasarkan bersama dengan jajanan tradisional lainnya. Selain di pasar, camilan ini juga menjadi menu wajib bagi anak-anak sekolah.

Harganya yang murah menjadi alasan ondol-ondol digemari dari berbagai kalangan, selain harga murah ondol-ondol juga bisa mengenyangkan karena terdapat karbohidrat pada singkongnya. Dari segi rasa, Ondol tidak kalah dengan makanan yang lainya, ia gurih dan enak. Ondol-ondol sangat cocok dimakan untuk menemani minum teh di pagi atau sore hari, juga bisa dimakan untuk cemilan saat sedang santai bersama keluarga.

Cara membuat ondol sangat mudah dan praktis. Singkong dikupas kemudian dicuci bersih dan diparut, setelah diparut peras parutan singkong tersebut. Setelah parutan singkong itu agak kering maka dikasih garam dan aduk merata dan menjadi sebuah adonan.

Setelah itu adonan tadi dibentuk bulatan-bulatan seperti bola. Langkah selanjutnya adalah panaskan wajan yang berisi minyak mendidih dan masukan ondol tadi ke dalam wajan yang sudah panas. Goreng ondol tersebut sampai kuning keemasan, gunakan api sedang saat menggoreng, agar ondol-ondol tersebut tidak gosong.

* Penulis : Bella Rista Safera. Foto : imamurrozaq Editor : @kominfobanjarnegara

Soping Soto Krandegan – Sotonya Orang Asli Banjarnegara

Soping Soto Krandegan – Sotonya Orang Asli Banjarnegara

Jika anda para pecinta dan pemburu kuliner (apa yaa sebutannya?), sedang berada di daerah Banjarnergara pastikan dirimu tidak lupa untuk mencicipi kuliner khas Banjarnegara yang satu ini. Soto Krandegan! Yes Alright..

Dalam hari-hari menjelang Idul Adha atau hari raya qurban bagi masyarakat muslim tentunya saat ini, pasti banyak diantara kalangan kulinerista, kuliner maniak, kulineria…hahaa tiba-tiba muncul nama-nama itu untuk para pemburu kuliner astaga saya haha.. pasti banyak dari kalian masyarakat muslim sedang melaksanakan ibadah puasa sunnah arafah sehari sebelum hari raya kan? Atau malah sepuluh hari sebelumnya?.

Kenapa ku singgung soal ini, sebab tidak lain tidak bukan, aku sangat ingin sekali pake banget, merekomendasikan Soto Krandegan ini untuk rekomendasi menu berbuka puasamu wahai kulinerista atau apapun sebutannya itulah…

“Selama ini aku bosan karena menu “Soto” sangat umum dimana-mana, aku menginginkan sesuatu yang berbeda yang menggoyang lidahku, menambah selera makanku, dan mendugemkan cacing-cacing di perutku untuk sesuatu yang sangat lezat, apa kiranya wahai kulinerista sekalian?” (seperti itulah kiranya isi pikiranku).

Kenapa umum? Menurutku soto banyak yang tidak asli sekarang,maksudnya asli bukan dalam artian sesungguhnya yaa.. Secara kuliner yang satu ini sudah banyak sekali variannya. Sekalinya ke tempat khusus kuliner yang banyak sotonya, “soto ini lah, soto itu lah”. Macem-macem pokoknya, “soto haji ini soto haji itu” hahaa.. banyak sekali.

Oke yang pasti-pasti saja. Balik lagi ke Soto Krandegan. Mari kita SOPING SOTO KRANDEGAN! Kok malah soping? Bukan soping alias belanja alias njajan alias ngabisin duit alias melancong, bukan itu semua bro. Soping maksudnya “SOTO DAGING SAPI” kenapa kita harus mencobanya sebab soto satu ini legend banget………..

gimana nggak legend, soto ini sudah ada sejak tahun 30-an tapi masih eksis sampe sekarang, lho tua-tua keladi (makin tua makin menjadi) jadi legendaris maksudnya haha…

Yang membuatnya lezat adalah potongan daging sapi, jeroan, dan kuah santan yang kental dengan tambahan taburan bawang goreng dan daun bawang, hmmm sudah bisa dibayangkan? Prosesnyanya juga nggak sembarangan, daging sapi dipilih hanya dibagian iganya dan daging bagian dalam sebab bagian itu yang mempunyai tekstur empuk dan memiliki lemak sedikit jadi aman untuk kamu yang punya kolesterol. serta proses pemasakan selama lebih dari tiga jam wajar dong SOPING ini mempunyai rasa yang aduhai..

Tapi tetap saja jangan menggila kalau makan yaa, harus bisa bedakan antara lapar dan doyan,haha..

Aroma kuah menjadi semakin kuat sebab ada tambahan rempah-rempah seperti kunyit, lengkuas, dan serai.

Selain itu, adapun resep kecap manis yang turun temurun. Katanya sih kalau kecap ini diganti bakalan merubah cita rasa sotonya. Waah.. aku mulai lapar.

Satu porsi Soto Krandegan dijual dengan harga yang murah meriah, Cuma 18 ribu rupiah saja cocok dikantong pelajar yang masih ngekos seperti diriku ini. Pokoknya soto ini cocok lah untuk segala usia dari segala penjuru kota baik dalam maupun luar kota Banjarnegara sebab rasa dan harganya yang merakyat. Mantab sob!.

So, sudah laparkah kamu? Soto Krandegan sudah melambai-lambai kepadaku seolah memintaku untuk segera menyantapnya, beeuhhh…nikmat tuhan mana yang kau dustakan wahai soto bawa aku kepadamu.

Jadi bagaimana? Kalian sudah satu selera denganku? Coba lah makan SOPING SOTO KRANDEGAN.

Dolan MBANJAR hehee..

 

* Penulis : Dinda Zhalia Kristi Foto : ngatmow al azis Editor : @kominfobanjarnegara